Dalam kesempatan itu, Indra Sjafri yang dipercaya membesut Timnas U-19 Indonesia mendelegasikan dua asisten pelatihnya untuk menyeleksi beberapa pemain bertalenta asal Sumut. Setidaknya, ada 30 pemain hasil seleksi Asosiasi Provinsi (Asprov) Sumatera Utara yang menjalani seleksi di Lapangan PPLP Sumut, Minggu (19/02/17) sore.
Para pemain tersebut mengikuti dua tahapan program seleksi yakni pagi dan sore hari. Sayangnya, dua asisten Indra Sjafri tersebut masih merahasiakan nama-nama yan g nantinya akan diajukan untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya di Sentul, Jakarta.
"Kita sudah memiliki berapa nama untuk diajukan ke Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri. Tapi kita belum bisa menyebutkan siapa saja dan berapa orang yang nantinya kita bawa ke Jakarta," terang Miftah yang merupakan asisten pelatih tekhnik Timnas U-19 Indonesia.
Asisten Pelatih Tehnik Timnas U-19, Miftah saat memberi arahan kepada para pemain.Miftah juga tak menampik jika Sumut selalu memiliki potensi pemain yang sangat baik. Untuk hasil seleksi Miftah tak berani mengambil kesimpulan soal nama yang terpilih.
"Saya kira Sumut masih memiliki bibit pemain yang cukup bagus kok. Nah hasil dari seleksi ini kami hanya sebatas menyarankan nama yang layak. Hasilnya nanti Coach Indra Sjafri yang menentukan," terangnya.
Namun Miftah menyatakan bahwa dalam seleksi kali ini menurutnya masih belum maksimal karena minimnya waktu seleksi yang diberikan. Padahal Indonesia mencanangkan target tinggi bagi para penggawa mudanya.
"Kami sebenarnya belum puas melihat performa mereka sedetail mungkin. Karena untuk melihat ini tak bisa sebentar saja, apalagi target diberikan kepada kami pemain yang bisa setingkat Asean." tutur Miftah.
Pelatih fisik U-19 saat memberikan arahan kepada para pemain.Sementara itu, Anggota Exco PSSI Sumut, Armen Magolang berharap para pemain binaan asal Sumut bisa lolos seleksi dan bergabung dalam skuat Timnas U-19 Indonesia. Armen berharap putra daerah Sumut bisa mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional melalui sepakbola.
"Kita patut berbangga karena mendapat jatah 30 pemain untuk mengikuti seleksi. Kita juga tahu Sumut salah satu daerah yang selalu melahirkan pemain berbakat. Besar harapan kita kali ini anak-anak Sumut bisa membanggakan daerahnya dan memperkuat Timnas yang dilatih Indra Syafri," ungkapnya.
Disinggung mengenai masa depan para pemain muda yang tak lolos nantinya, Armen menegaskan akan terus melakukan pembinaan. Para talenta lokal ini juga nantinya akan diproyeksikan menjadi bagian dari tim sepakbola untuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
Berdasarkan informasi yang diperoleh, Tim Pelatih selanjutnya akan melanjutkan proses pencarian bibit pemain di Kota Aceh. Nama pemain yang dipanggil untuk diseleksi Indra Sjafri sendiri akan diumumkan pada tanggal 28 Februari 2017 mendatang.