Piala Presiden 2017

Perseru Sudah Prediksi Jadi Bulan-bulanan di Grup 5

Senin, 20 Februari 2017 23:43 WIB
Editor:
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Perseru Serui. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Perseru Serui.

Tanda-tanda anjloknya performa tim asal Kabupaten Kepulauan Yapen itu sudah terendus ketika takluk 0-1 dari PSCS Cilacap, yang notabene adalah tim Liga 2. Asa menuju panggung babak 8 besar pun sirna lantaran di laga kedua dikalahkan 1-3 oleh Madura United.

Lebih parah lagi, tim yang bermarkas di Stadion Marora Serui, Papua itu harus menelan kekalahan enam gol tanpa balas dari Semen Padang.

Pelatih Yusack Sutanto pun tak begitu kecewa dengan gelontoran 10 gol ke gawang tim asuhannya, karena sudah menduga akan meraih hasil seperti ini.

"Saya baru dua Minggu menangani tim ini. Jadi, wajar saja jika hasil akhir tercipta dengan begitu buruk," ujar Yusack.

"Tim ini juga baru terbentuk, serta membawa hingga 10 pemain muda dengan mempunyai sedikit waktu untuk persiapan," dalihnya.

Lebih lanjut, Yusack memang sengaja menurunkan banyak pemain lapis kedua kala berhadapan dengan Semen Padang. Pasalnya, ia ingin melihat sejauh mana kesiapan calon pemainnya itu dalam menyongsong ketatnya persaingan di kompetisi Liga 1 nanti.

Beberapa pilar senior seperti Kiper Sukasto Efendi, Septinus Aulia hingga Guy Junior Nke Ondua tidak diturunkan sehingga membuat Perseru bermain tak dalam performa terbaiknya.

"Ini juga sesuai instruksi dari manajemen, yang ingin saya menurunkan semua pemain agar menjadi bahan evaluasi secara menyeluruh,"

"Dalam catatan saya, pemain muda masih belum bisa mengendalikan tekanan yang hadir ketika tertinggal, atau dalam menyusun serangan," tandas mantan pelatih Pelita Jaya itu.