Latihan sekaligus seleksi tahap pertama terhadap 25 pemain untuk Timnas U-22 sejatinya berlangsung sejak Selasa (21/02/17) lalu dan berakhir pada hari ini dengan latihan penutup berupa digelarnya pertandingan internal.
Usai pertandingan pagi tadi, asisten pelatih Timnas, Miguel Gandia menjelaskan bahwa selama tiga hari ini tim pelatih belum bisa menilai dan berbicara mengenai kondisi fisik para pemain seleksi. Pasalnya dalam rentang tiga hari belakangan, tim pelatih tidak menekankan latihan fisik yang intens.

Karenanya Miguel Gandia yang juga merupakan pelatih fisik Timnas Indonesia itu belum bisa memberikan gambaran yang jelas mengenai stamina para pemain seleksi. Rencananya kondisi fisik para pemain baru akan digembleng dan dinilai jika sudah terbentuk kerangka tim.
"Untuk hanya tiga hari ini kami belum bisa nilai fisik pemain. Nanti setelah ada komposisi sekitar 25, baru kami akan menilai seberapa layak," ujar Miguel Gandia usai latihan.
"Dua hari atau tiga hari ini tidak ada latihan fisik yang intens dan berat, karena ada beberapa pemain yang akan main di Piala Presiden," sambung pelatih asal Spanyol itu.

Di sisi lain, Miguel juga menjelaskan bahwa pihaknya tetap membuka kesempatan bagi pemain baru untuk mengikuti seleksi tahap dua yang rencananya akan digelar pada 1-3 Maret mendatang di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang.
"Sebagai staf pelatih kami sudah memiliki 40-50 nama yang sudah ada dan sebagian dipanggil seleksi sekarang tapi kami akan buka kesempatan berlatih dengan Timnas bagi yang lainnya juga," tutup Miguel.