Dia mengatakan bila setiap pemain punya motivasi besar untuk dapat lolos seleksi tahap pertama. Pemain mengerahkan kemampuan terbaiknya dalam setiap latihan. Pelatih Timnas U-22 Luiz Milla memiliki paradigma sendiri dalam meracik tim.
"Di sana kita dituntut main cepat simple, dan tidak boleh salah passing. Ini sangat baik sekali. Saya terpacu semua terpacu," kata Zalnando.
Oleh karena suasana itu, Zalnando optimis dan yakin jika dirinya akan kembali dipanggil untuk menggunakan lambang Garuda di dadanya. Kemampuan terbaik yang ia kerahkan, ia berharap dapat berbuah manis.
"Saya sudah berusaha maksimal. Diseleksi kemarin saya berjuang betul-betul berjuang. Optimis iya saya optimis menembus skuat Timnas," ucapnya.

Pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla Aspas.
Apalagi, kali ini menjadi pengalaman perdana Nando untuk membesut tim Merah Putih. Nando tak ingin ia hanya berhenti di seleksi saja. Meski masih harus pulang dulu ke tim masing-masing. Nando sangat berharap dapat dipanggil.
"Sebenarnya harap-harap cemas juga, karena pengumuman siapa saja yang lolos belum keluar, tapi semoga dipanggil. Sembari itu semua pemain dipulangkan dulu dan bisa bermain di klub masing-masing saat babak delapan besar," tuturnya.
Ditanyai jika masuk timnas Indonesia, apa targetnya, pemain yang gemar menonton film India itu berjanji akan memberikan yang terbaik.
Dengan gaya permainan cepat keras dan simple memang gaya yang ia sukai. Untuk itu, ia ingin membawa Indonesia juara khususnya di SEA Games akhir tahun ini.
"Kita ditargetkan juara. Kami semua. Saya juga tentu ingin memberikan yang terbaik. Saya pasti akan berjuang habis-habisan demi Indonesia," pungkasnya.