Jelang duel Sriwijaya FC melawan Arema FC dalam laga perempatfinal Piala Presiden 2017 di Stadion Manahan, Solo, Minggu (26/02/17), penggawa Laskar Wong Kito selalu mendapatkan kabar gembira dengan berbagai catatan rekor.
Sebut saja seperti SFC yang punya tuah di Stadion Manahan, Solo. Tim Laskar Wong Kito tak pernah kalah dari Singo Edan sejak tahun 2010, bila bermain di Manahan.
SFC menekuk Arema 2-1 pada babak semifinal Piala Presiden 2016, menang 1-0 dari Arema dalam ajang IIC 2012, dan terakhir SFC menang 2-1 dari Singo Edan pada Piala Indonesia. Pelatih SFC pun telah menyiapkan strategi untuk mengantisipasi permainan Singo Edan.
"Kita fokus pada pertandingan. Tim sudah siapkan skema permainan selama latihan tiga hari di Bali, mudah-mudahan pemain mengerti dan ini berjalan sesuai rencana," ujar Pelatih Kepala SFC, Widodo Cahyono Putro, Jumat (24/02/17).

SFC akan menghadapi Arema yang punya pemain-pemain berbahaya.
Menurutnya, Arema merupakan tim yang kuat. Terbukti Singo Edan bisa menjadi juara grup. "Arema tim yang baik dan itu kami akui, tetapi SFC sudah siap untuk mengantisipasinya," katanya.
Widodo juga menegaskan Arema banyak dihuni pemain-pemain yang patut diwaspadai, seperti Cristian Gonzales, Esteban Vizcarra, maupun pemain lokalnya. Tetapi mereka tidak akan memberikan perhatian khusus pada satu atau dua pemain saja.
"Pemain mereka berbahaya terutama kalau berada di perempat lapangan, tetapi kita sudah siap antisipasinya terutama Gonzales," tegasnya.