BBC sempat mengabarkan bahwa beberapa pemain dipanggil oleh bos klub usai kekalahan dari Sevilla di laga Liga Champions. Dan apa yang dikatakan oleh pemain tersebut berujung pada pemecatan Ranieri. Namun manajemen Leicester telah membantah rumor tersebut.
Pembesut Leicester sementara, Craig Shakespeare, menegaskan bahwa Ranieri tak kehilangan kepercayaan dari anak-anak asuhnya. "Ada banyak rasa frustasi karena hasil tersebut, tetapi ia tak kehilangan pemain-pemainnya," ujar Shakespeare seperti dikutip Fox Sports.
"Banyak pembicaraan beredar dan berujung spekulasi, tetapi saya tak mendengar satu masalah pun dari para pemain," lanjutnya.
"Saya merasa kasihan ketika orang kehilangan pekerjaannya. Saya tak mengetahui jika klub sudah berbicara dengan seorang kandidat. Hubungan saya dengan Claudio sangat baik selama ini."

Leicester City kian terpuruk di musim ini dan berada di satu peringkat di atas zona degradasi.
"Saya bicara dengannya semalam dan dia berterima kasih dengan dukungan saya. Pembicaraan cukup panjang dan kami bertukar pikiran. Banyak yang kami katakan bersifat pribadi," pungkas mantan pemain West Brom ini.
Claudio Ranieri dipecat dari King Power Stadium usai tak mampu memperbaiki performa Jamie Vardy dkk yang kini berada di satu peringkat di atas zona degradasi. Padahal baru di musim lalu, Leicester memenangkan Liga Primer Inggris dengan sangat dramatis.