Ahmad Nur Hardianto menjadi salah satu pemain yang kembali dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas U-22 Indonesia tahap kedua. Ia menjadi satu-satunya striker yang dipertahankan oleh Luis Milla dan diberi kesempatan untuk kembali berlatih.
Luis Milla sendiri dikabarkan tertarik dengan potensi Nur Hardianto yang sempat membobol gawang PSM Makassar dua kali dalam tempo tujuh menit. Gol ini terjadi pada babak penyisihan Grup 3 Piala Presiden 2017, Minggu (12/02/2017) lalu.
Selain Nur Hardianto, Luis Milla juga menyukai gaya permainan striker PS TNI, Muhammad Dimas Drajad. Pelatih asal Spanyol itu menyatakan sudah sering melihat aksi Dimas Drajad melalui video.
"Luis kasih kesempatan pada pemain untuk dua kali ikut seleksi, namun tahap ketiga mungkin akan ada perubahan. Milla sendiri senang Nur Hardianto dan Dimas Drajat," ungkap asisten pelatih Timnas, Bima Sakti yang mewakili Luis Milla memberikan keterangan.
Luis Milla saat memberikan instruksi langsung untuk para pemain seleksi Timnas U-22 Indonesia.Milla memiliki perhatian khusus untuk Nur Hadianto dan Dimas. Sementara, Muchlis Hadi Ning menjadi pemain yang tengah dipantau.
"Dia (Milla) sering lihat permainan dan video mereka. Sementara untuk Muchlis Hadi sudah ada namanya di list kita dan sedang dipelajari," sambung pelatih yang memiliki lisensi B AFC tersebut.
Luis Milla sendiri sempat mengungkapkan calon striker idaman. Mantan pelatih Real Zaragoza tersebut ingin mencari pemain depan dengan tipe finishing akurat serta seorang berkarakter fighter.
"Kalau tipe striker yang diinginkan itu yang finishing bagus, postur dan fisik juga penting karena dia harus berduel dengan stopper lawan. Kalau pun posturnya kecil tapi bagus tidak masalah yang penting sesuai dengan kebutuhan," tutup asisten pelatih Timnas, Bima Sakti.