Gelandang serang Bhayangkara FC, Evan Dimas Darmono kembali menjalani latihan terpisah pada seleksi Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22 di lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci, Tangerang, Rabu (01/03/17) pagi hari tadi WIB.
Asisten pelatih Timnas Indonesia U-22, Bima Sakti memberikan alasan pemain berumur 21 tahun itu harus menjalani latihan terpisah. Mantan asisten pelatih Persiba Balikpapan itu mengungkapkan bahwa Evan Dimas masih mengalami cedera ringan.
Bima mengungkapkan, tak hanya Evan Dimas yang mengalami cedera ringan, lantaran ada nama Putu Gede Juni Antara. Pemain Bhayangkara FC tersebut juga melakukan latihan terpisah.
"Evan Dimas dan Putu Gede mulai kemarin tidak ikut latihan, agak cedera ringan, dan Luis Milla tidak memaksakan mereka," ujar Bima Sakti.
"Evan Dimas cedera selangkangan. Sedangkan, Putu Gede lututnya masih terasa sakit," sambung mantan pemain Persema Malang tersebut.
Suasana seleksi kedua Timnas Indonesia U-22.Di sisi lain, Bima Sakti juga kembali memberikan keterangan terkait perkembangan salah satu pemain seleksi lainnya, yakni Rudolof Yanto Basna. Seperti diketahui, Yanto Basna masih dalam tahap penyembuhan cedera hidung yang dialami ketika bermain pada babak perempatfinal Piala Presiden 2017 saat melawan Areama FC di Stadion Manahan, Solo, Minggu (26/02/17) lalu.
"Yanto Basna tidak mengalami kendala, dia bisa mengikuti latihan dengan maksimal," tutur Bima Sakti secara singkat.
Sebelumnya, Evan Dimas dan Putu Gede Juni Antara sempat mengalami latihan terpisah saat seleksi tahap pertama pada Selasa (28/02/17) kemarin. Keduanya hanya diminta berlatih ringan dan selebihnya beristirahat di bench. Saat itu, dokter Timnas U-22, Syarif Alwi menyatakan keduanya hanya butuh waktu untuk memulihkan kondisinya masing-masing.
Seleksi tahap kedua Timnas U-22 akan berlangsung hingga, Kamis (02/03/17). Skuat Garuda akan diterpa dengan program pertandingan internal untuk melihat sejauh mana perkembangan para pemain seleksi. Nantinya, seleksi tahap ketiga bakal digelar pada 7-9 Maret mendatang.