Gareth Bale memberikan penilaiannya terkait sulitnya tm-tim dari Liga Primer Inggris bersaing di zona Eropa. Menurut eks winger Southampton dan Tottenham Hotspur itu, tidak adanya break tengah musim membuat tenaga tim-tim dari Inggris terkuras habis, Selasa (07/03/17).
Dibandingkan dengan Liga Italia, Spanyol, atau Jerman, Liga Inggris memang tidak memberlakukan istirahat di tengah musim (Desember-Januari). Bundesliga misalnya, malah memberhentikan total roda kompetisi selama kurang lebih empat pekan.
Padatnya jadwal liga, Piala Liga, Piala FA, dan 'pemaksaan' demi kepentingan bisnis dan sponsor membuat Inggris tak mengenal istilah mid-season/winter break, atau istirahat tengah musim. Menurut Bale, itu membuat para pemain, baik fisik dan mental, tak bisa 100 persen.
"Saya rasa saya tahu mengapa, tapi kita tak bisa mengubahnya. Itu karena liganya. Di Liga Inggris, Anda harus bermain 100 persen selama 90 menit atau Anda akan kalah," kata Bale mengomentari kegagalan tim dari Inggris di Eropa dalam beberapa musim belakangan ini seperti dikutip dari The Sun.
Bale lalu membandingkan dengan Spanyol, Italia, dan Jerman, yang menurutnya, sudah sangat bjaksana menerapkan winter break walau durasinya tidak mesti sama.
"Tim-tim dari Spanyol tahu betul perbedaan ini. Saya rasa semua negeri pasti memiliki winter break. Spanyol, Italia, Jerman, mereka punya masa-masa istirahat," tambahnya lagi.