Defender Real Madrid, Sergio Ramos, mengutarakan 'kebenciannya' yang mengakar terhadap Barcelona. Ia mengaku jika tidurnya lebih nyenyak dan mudah jika Barca mengalami kekalahan, Rabu (08/03/17).
Ramos kembali menjadi pahlawan ketika El Real membungkam Napoli di Stadion San Paolo dalam lanjutan Liga Champions musim 2016/17. Dua golnya ke gawang Pepe Reina memastikan tim Ibu Kota Spanyol itu unggul 3-1 atas Il Partenopei.
Alih-alih senang dengan apa yang ia tampilkan di lapangan, bek yang pernah merumput bersama Sevilla itu enggan mengklaim dirinya sebagai pahlawan tim di pertandingan tersebut.
"Minggu lalu, saya mendapatkan banyak kritik, itu menyakitkan, dan saat ini saya tidak ingin mengklaim sebagai pahlawan. Lalu apa lagi cara terbaik meraih kemenangan di laga ke-100 di Eropa selain dengan mencetak gol?" kata Ramos seperti dilansir dari Marca.
Ramos lalu menjelaskan bahwa dirinya lebih merasa tenang dan bahagia jika Barcelona mengalami kekalahan.
"Pertandingan itu (melawan Napoli) tidaklah mudah dan sangat melelahkan. Babak pertama kami mengalami banyak kesulitan. Banyak hal yang tidak sesuai dengan keinginan. Tapi tak mengapa, hasil yang kami raih sudah bagus. Saya kini tinggal tidur saja, dan jika Barcelona kalah, tidur saya lebih nyenyak," katanya lagi.