Pertandingan final, biasanya seorang pemain mengajak keluarga atau orang terdekat untuk ikut datang ke stadion. Kehadiran orang tua, istri, pacar hingga keluarga besar seringkali menjadi motivasi ekstra bagi pemain untuk bermain luar biasa di lapangan hijau.
Namun, tambahan motivasi itu tampaknya tidak akan didapatkan Adam Alis Setyano saat Arema FC berjuang menghadapi Pusamania Borneo FC dalam final Piala Presiden di Stadion Pakansari Bogor, Minggu, 12 Maret 2017 besok.
"Demi keamanan saja. Takut terjadi apa-apa sama orang tua dan keluarga kalau ke sini (Bogor). Apalagi, pertandingan final pasti akan ramai," ujar Adam Alis.
Central Midfielder Arema FC itu memang awalnya ingin mengajak keluarga besar, termasuk orang tuanya untuk hadir di tribun sebagai penambah motivasinya di lapangan hijau nanti.
Apalagi, jarak antara Jakarta ke Bogor juga tidak begitu jauh, yakni kurang lebih dua jam perjalanan.
Adam Alis, salah satu pemain andalan Arema FC."Sudah siapin tiket awalnya. Keluarga besar juga kan banyak libur kerjanya di Hari Minggu," ungkap pemuda 23 tahun kelahiran Ciracas, Jakarta Timur tersebut.
Selain pertimbangan keamanan, Adam Alis juga menyebut batalnya kehadiran keluarga ke Bogor lantaran ada acara di Ciracas.
"Ya ada acara juga. Ngumpul bareng keluarga besar setiap akhir pekan di rumah," papar eks andalan Barito Putera dan Persija Jakarta itu.
Meski demikian, Adam Alis tetap berharap doa dan dukungan keluarga besarnya yang berencana nonton bareng dalam laga Arema FC kontra PBFC besok.
"Saya harapkan doanya saja, biar dapat juara lagi bersama Arema setelah Trofeo Bhayangkara di Solo kemarin," tutupnya.