Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-22, Luis Milla akan melakoni debut pertamanya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Meski baru menjalani debut, Milla tidak akan bertanya-tanya kepada anak asuhnya mengenai kelemahan calon lawan perdananya.
Luis Milla akan melakoni debutnya dengan mengawal Timnas Indonesia menghadapi Timnas Myanmar. Laga ini sendiri akan berlangsung di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, sore nanti.
Menghadapi Myanmar tentu menjadi pengalaman baru bagi Milla. Namun tidak bagi sebagain penggawa Timnas Indonesia seperti Evan Dimas, M Hargianto, Paulo Sitanggang, Ravi Murdianto dan lainnya yang sudah pernah bertemu dengan Myanmar.
Meski begitu, hal ini tidak membuat Luis Milla mengorek informasi dari anak asuhnya. Dia akan pede menatap laga perdananya nanti.
Pelatih Tim Nasional Indonesia, Luis Milla saat memimpin latihan skuatnya."Buat saya ini adalah pertandingan pertama, tapi saya tidak akan menanyakan apapun informasi kepada para pemain," ucap Milla.
"Untuk Myanmar, saya sangat respek, mereka datang dengan pemain senior. Tapi, mereka juga datang dengan pemain muda yang berbakat. Apapun hasilnya saya ingin teman teman bersabar karena jalan sangat panjang," tambah pelatih asal Spanyol ini.
Meski tidak dimintai akan kelemahan Myanmar, Evan Dimas memberikan sedikit informasi akan gaya permainan Myanmar. Bagi Evan, Myanmar terkenal dengan permainan yang tak kenal menyerah.
"Saya sering ketemu dengan Myanmar, kekuatan mereka ada pada kecepatan. Mereka militan dan ngotot kita harus mewaspadai hal itu," beber Evan.
Memang laga ini menjadi awal bagi Luis Milla. Dia mengemban beban berat karena memang memiliki target membawa medali emas bagi Indonesia di kancah SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia.