Persatuan Sepakbola Seluruh Indoneia (PSSI) menerapkan regulasi baru dalam perekrutan pemain asing. Regulasi tersebut memperbolehkan setiap klub merekrut empat pemain asing dengan persyaratan satu di antaranya harus berstatus marque player atau pemain bintang dunia.
Pemain tersebut setidaknya pernah bermain dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir dan pernah bermain di Liga top dunia. Meski demikian, tidak semua klub menyambut baik regulasi ini dengan memanfaatkannya untuk menambah skuat legiun asing mereka.
Skuat Perseru Serui.Pelatih Perserui Serui, Yusak Sutanto menilai aturan baru tersebut tidak terlalu menguntungkan bagi timnya. Ia mengaku lebih tertarik mendatangkan pemain asing berkualitas meski tidak berstatus sebagai pemain bintang.
"Lebih baik pemain asing berkualitas dan cocok di tim kami datangkan, kalau cuma nama saja, saya rasa tidak perlu," kata, Yusak di Makassar.
Regulasi marquee player sendiri tidak bersifat wajib dan mengikat bagi setiap tim, akibatnya, tim berjulukan Kuda Laut Jingga itu juga belum meras perlu untuk memanfaatkan aturan tersebut untuk menggaet pemain asing menjadi empat.
"Kita hanya memanfaatkan pemain yang ada, bagi kami itu (marquee player) tidak perlu," jelasnya.
Saat ini, Perserui Serui telah melengkapi stok bomber asingnya dengan dua pemain non Asia, Boman Irie Aime (Pantai Gading), Sivio Escobar (Paraguay), dan Omar Zeinnedine asal Lebanon sebagai pelengkap kuota pemain Asing Asia.