Pelatih Persebaya Surabaya, Iwan Setiawan, akhirnya pasrah merelakan pemainnya ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia level junior maupun senior. Hal itu ditandai dengan legawanya mantan juru racik formasi Persija Jakarta tersebut, saat melepas bek tengah Persebaya, Rachmat Irianto ke Timnas U-19.
Seperti diketahui, Iwan Setiawan sebelumnya meminta kepada pelatih Timnas level junior maupun senior agar tidak memanggil anak-anak asuhnya.
"Saya sedih sekali. Karena ada mimpi yang ingin saya raih dari Rian. Meski demikian, saya legawa karena ini untuk kepentingan yang lebih besar. Membela dan menjaga nama Indonesia di pentas sepakbola internasional. Kini, kami harus cari bek tengah lagi, berpikir ulang lagi," ungkap Iwan Setiawan.
"Menurut saya, dia adalah pemain yang luar biasa dan istimewa dalam usia 17 tahun untuk sepakbola Indonesia," lanjutnya.
Rachmat Irianto ketika membela Persebaya Surabaya.Rachmat Irianto dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas U-19 di Lapangan Atang Sutresna, Cijantung, Jakarta Timur, 27 Maret hingga 6 April mendatang. Kini, pemain berusia 17 tahun tersebut berpeluang menapaki jejak karier sang ayah, Bejo Sugiantoro mengenakan kostum Merah Putih.
Bedanya, Rian harus mengawalinya di skuat Timnas U-19. Sedangkan Bejo dengan usia yang sama sudah membela Timnas Senior.
"Mudah-mudahan penilaian pribadi saya ini bukan berlebihan, mestinya Rian tidak bermain di Indonesia. Rian memiliki modal berharga yang tidak didapat pemain muda lain di Indonesia. Dia punya kemampuan read the game, ia pemain yang pintar untuk membaca permainan. Tinggal diasah lagi," tutup Iwan.