2 Tim Jatim Kompak Pasang Target Sama di Liga 2

Minggu, 9 April 2017 10:54 WIB
Editor: Ahmad Priobudiyono
© Ian Setiawan/INDOSPORT
Persekam Metro vs PSBI Blitar. Copyright: © Ian Setiawan/INDOSPORT
Persekam Metro vs PSBI Blitar.

Dari 63 tim kontestan di Liga 2, PSSI memang hanya akan memberi kuota tiga tim dari ke-8 grup yang akan bertahan untuk musim depan. Itu artinya, hanya akan ada 24 klub yang tetap berlaga di kasta kedua kompetisi tanah air, sementara 39 sisanya harus turun satu level ke Liga 3 tahun depan.

Maka dari itu, beberapa tim memilih realistis dalam mematok target untuk kompetisi Liga 2 nanti.

"Kami hanya ingin bertahan (di Liga 2) saja. Karena kualitas tim memang pas-pasan sehingga target itu menjadi realistis," ungkap Bendahara tim Persekam Metro FC, Slamet Mulyono.

Hal senada juga disuarakan Siswantoro. Materi pemain yang sedang-sedang saja membuatnya wajib menghindarkan tim asuhannya untuk setidaknya bisa menghuni tiga besar di klasemen akhir nanti.

Konflik manajemen yang melanda tim berjulukan Macan Kumbang itu pun berimbas pada belum mencapai bentuk permainan terbaiknya kala ditahan imbang PSBI Kabupaten Blitar pada laga uji coba di Stadion Kanjuruhan sore tadi. 

"Melihat komposisi tim di Grup 7, persaingan akan ketat. Berada di tiga besar sudah sangat bagus," ujar pelatih Persekam Metro FC tersebut.

PSBI pun memilih target serupa. Berada di Grup 5 bersama Persebaya Surabaya, Persepam Pamekasan dan PSIM Jogjakarta, tim berjulukan Singo Lodro itu tak kuasa memasang target tinggi.

"Yang penting tidak degradasi saja. Maka dari itu, kehadiran para pemain senior seperti Wahyu Gunawan maupun Jaya Teguh Angga diharapkan dapat membantu performa tim," tutur pelatih PSBI, Feri Taufik Budiman.

220