Liga 1 Indonesia

Lupakan Kekalahan, Djanur Minta Penggawa Persib Bandung Fokus Lawan Arema FC

Selasa, 11 April 2017 04:16 WIB
Kontributor: Ginanjar | Editor: Rizky Pratama Putra
© Ginanjar/Indosport
Raphael Maitimo, Djajang Nurdjaman, dan Umuh Muchtar saat konferensi pers usai laga uji coba melawan Bali United. Copyright: © Ginanjar/Indosport
Raphael Maitimo, Djajang Nurdjaman, dan Umuh Muchtar saat konferensi pers usai laga uji coba melawan Bali United.

Djajang Nurdjaman enggan larut dalam kekecewaan usai dikalahkan Bali United 1-2 di laga persahabatan yang telah digelar Sabtu (08/04/17) lalu. Pelatih Persib Bandung yang akrab disapa Djanur itu langsung fokus untuk pertandingan melawan Arema FC, Sabtu (15/04/17) mendatang. 

Pasalnya laga ini akan menjadi kick off Liga 1 musim ini. Hal ini membuat Djajang menyatakan bahwa Persib butuh kemenangan dengan tujuan agar mental pemainnya bisa terangkat dan semakin percaya diri dalam menghadapi laga selanjutnya. 

"Persiapan, sudah pasti mengarah ke lawan Arema. Dari hasil evaluasi kemarin lawan Bali, banyak sekali kekurangan yang didapat. Sehingga jelas sekali dan itu akan diperbaiki 3-4 hari ke depan," ujar Djanur saat ditemui di Mes Persib Ahmad Yani Bandung, Senin (10/4/2017). 

Dari hasil evaluasi tersebut pelatih berusia 59 tahun ini menyebutkan ada empat poin yang harus diperbaiki dan tidak boleh terulang lagi  saat bertarung di laga perdana Liga 1 2017. Salah satunya adalah lini belakang. 

"Semua itu di luar dari skenario di latihan. Karena terpancing dengan kejadian di lapangan gak tau apa maksudnya. Mereka (Bali United) meneror kita dengan permainan keras," katanya.

© Muhammad Ginanjar/INDOSPORT
Persib vs Bali United Copyright: Muhammad Ginanjar/INDOSPORT Salah satu insiden yang terjadi saat Persib Bandung melawan Bali United dalam laga uji coba jelang Liga 1.

Akibatnya, kata Djanur pemainnya ikut terpancing hingga tidak bisa mengontrol emosi. Imbasnya, taktik dan strategi yang selama ini diterapkan di sesi latihan tidak bisa dijalankan. 

"Ada kaitanya dengan mental. Mental mereka belum kuat termasuk teror lawan. Jadi terpancing. Padahal itu yang diharapkan lawan," jelasnya.

Akan tetapi hal itu sudah pasti menjadi pelajaran baginya untuk bisa meningkatkan mental para pemainnya dalam menghadapi situasi memanas di lapangan. Apalagi laga melawan Arema FC merupakan salah satu laga big match di Liga 1 yang diprediksi bakal berlangsung panas.

554