Sambut Kompetisi Baru, Istri Cristian Gonzales Beberkan Harapannya

Selasa, 11 April 2017 17:42 WIB
Editor: Yohanes Ishak
 Copyright:

Harapan besar langsung diapungkan keluarga Cristian Gonzales jelang memasuki musim kompetisi baru. Mengacu pada cedera yang pernah dialami penyerang yang akrab dipanggil El Loco tersebut, sang istri berharap pelaku sepakbola Tanah Air kian sportif dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play.

"Saya berdoa agar sepakbola Indonesia menjadi lebih baik. Para pemain bermain lebih sportif lagi di atas lapangan," ungkap Eva Nurida Siregar, istri sekaligus juru bicara Cristian Gonzales saat menghadiri launching sederhana tim Arema FC semalam.

Lebih dari itu, perempuan yang akrab disapa Eva Gonzales itu pun berharap sportivitas tak hanya ada di lapangan. Namun juga meliputi para pelaku di luar lapangan, seperti klub, federasi, hingga para suporter.

"Pokoknya tidak ada lagi hal-hal yang berbau kekerasan di sepakbola. Semua harus berubah menjadi lebih baik," imbuhnya.

© indonesiansc
Cristian Gonzales saat di pertandingan Torabika Soccer Championship. Copyright: indonesianscCristian Gonzales, penyerang Arema FC.

Harapan seorang pendamping setia striker berjuluk El Loco itu memang muncul akibat pengalaman pahit yang pernah dialaminya.

Di tahun lalu, Cristian Gonzales mengalami cedera cukup parah,  yaitu patah tulang iga dalam laga kedua Arema saat menjamu Persiba Balikpapan di kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 lalu.

Akibat cedera itu, eks bomber Persib Bandung itu absen di lapangan hijau lantaran harus berbaring di rumah sakit selama dua bulan.

"Itu pengalaman paling sulit yang kami alami. Saya harapkan semuanya lebih sportif dan tidak ada insiden kekerasan hingga menyebabkan Cristian (Gonzales) atau pemain lainnya menderita cedera," beber Eva.

"Jadi, semua pemain harus sadar. Bahwa mereka bermain sepakbola karena untuk menafkahi keluarga mereka. Kalau sampai cedera dan berhenti main bola, tentu akan menyulitkan bagi keluarga mereka," pungkas ibu dari Amanda, Michael, Fernando dan Florencia Gonzales tersebut.

478