Sriwijaya FC menatap perhelatan Gojek Traveloka Liga 1 dengan sangat serius. Klub berjuluk Laskar Wong Kito ini melakukan perombakan besar dalam tubuh skuat mereka.
Sriwijaya FC sejatinya menorehkan hasil yang tidak terlalu buruk dalam perhelatan Torabika Soccer Champioship (TSC). Dimana mereka berhasil finish di posisi empat papan klasemen akhir.
Namun hasil tersebut tampaknya tidak membuat puas jajaran manajemen. Di ajang Liga 1 kali ini pun klub kebanggan masyarakat Sumatera Selatan ini membidik gelar juara.
Untuk mewujudkan hal itu pun, Sriwijaya FC melakukan perombakan besar-besaran. Dimana perubahan komposisi pemain banyak dilakukan oleh manajemen Sriwijaya FC.
Sriwijaya FC memang banyak mendatangkan pemain baru. Sebut saja kedatangan palang pintu Timnas Indonesia, Rudolof Yanto Basna yang penuh akan drama. Selain Yanto, Sriwijaya FC mendatangkan Bio Pauline dan Bobby Satria serta pemain muda Maldini Pali.
Tak hanya melakukan perombakan dalam susunan pemain, Sriwijaya FC juga melakukan perombakan dalam jajaran kepelatihan. Mereka menggeser Widodo Cahyono Putro dari kursi kepelatihan.
Kursi mantan pemain Timnas tersebut di kursi kepelatihan diganti oleh pelatih asal Brasil, Osvaldo Lessa. Sriwijaya menargetkan mantan pelatih Persipura Jayapura ini meraih podium pertama perhelatan Liga 1.
Pelatih: Osvaldo Lessa
Pelatih Sriwijaya, Osvaldo Lessa.Langkah Sriwijaya FC menunjuk Osvaldo Lessa sebagai juru ramu baru Sriwijaya FC sendiri memang sedikit mengejutkan. Setelah menilai Widodo C Putro gagal meraih target yang disematkan, mereka langsung tidak memperpanjang kontrak Widodo sebagai juru ramu Sriwijaya FC.
Widodo memang ditargetkan dapat meraih gelar juara di ajang TSC. Sayang di klasemen akhir Srwijaya FC hanya mampu finish di posisi empat klasemen akhir. Atas torehan ini mereka tak memperpanjang kontrak mantan asisten pelatih Timnas Indonesia.
Kini di tangan Osvaldo Lessa pun Sriwijaya berharap dapat memberikan gelar juara bagi Laskar Wong kito. Terlebih sosok Lessa sendiri memang sudah tidak asing dengan sepakbola Indonesia.
Pelatih asal Brasil ini sudah tahu akan asam manisnya kancah persepakbolaan Indonesia. Dia sempat melatih Persipura Jayapura dan menjadi pelatih fisik Madura United.
Sebelum berlabuh di Sriwijaya FC, Lessa juga sempat diisukan membesut Persiba Balikpapan. Sayang kesepakatan jalinan kerjasama tersebut urung terjadi.
Beban Osvaldo Lessa untuk meraih gelar juara bersama Sriwjaya FC dinilai cukup berat. Sebab, meski berpengalaman di sepakbola Indonesia, pelatih yang memiliki latar belakang pelatih fisik ini belum meraih gelar yang prestisius.
Player to Watch: Alberto Goncalves
Alberto Goncalves.Sriwijaya FC tampaknya masih mengandalkan ketajaman Alberto Goncalves di lini depan. Bomber yang kerap disapa Beto ini masih menjadi tumpuan Laskar Wong Kito sebagai juru gedor.
Memang selain kedatangan pemain baru, Sriwijaya FC juga masih mempertahankan pemain seniornya. Sebut saja bomber Alberto Goncalves masih menjadi tumpuan Sriwijaya FC.
Selain Beto Goncalves Sriwijaya FC masih memertahankan Talaohu Abdul Musafri. Bukan tanpa alasan Sriwijaya masih mengandalkan Beto di lini depan.
Sebab ketajaman Beto di lini depan Sriwijaya FC sudah teruji. Beto berhasil menyabet gelar top skor di ajang TSC. Setidaknya Beto melesakan 22 gol di ajang tersebut.
Dengan torehan ini tidak menutup keyakinan Sriwijaya FC masih mengandalkan Beto di lini depan.
Susunan Pemain Sriwijaya
Prediksi:
Dengan perombakan yang dilakukan Sriwijaya FC memang tidak akan mengubah Sriwijaya sebagai salah satu tim besar di sepakbola Indonesia. Laskar Wong Kito masih dapat bersaing dengan tim-tim besar lainnya seperti Persib, Arema, Persija, dan lainnya.
Terlebih dengan perpaduan pemain muda dan senior. Ini dapat menjadi perpaduan yang kuat Sriwijaya FC untuk mengarungi Liga 1.
Namun ada satu kekhwatiran pada tubuh Sriwijaya FC, dengan melakukan perombakan di kursi kepelatihan tentu akan membuat pola Sriwijaya FC tidak akan berjalan sempurna. Terlebih masalah adaptasi pemain dengan gaya kepelatihan Lessa sebagai pelatih baru.
Akan tetapi, tentu hal itu tidak akan terjadi bila Lessa dapat langsung menyetel dengan para pemain Sriwijaya FC lainnya.