Manchester United sepertinya tidak ingin kejadian yang menimpa Borussia Dortmund terulang oleh mereka. Dilansir oleh Mirror, hal tersebut terlihat jelas saat mereka meminta kepolisian Brussels untuk melakukan penjagaan ketat di sekitar Constant Vanden Stock Stadium, markas Anderlecht.
Seperti yang kita ketahui, Manchester United akan melakukan kunjungannya ke Brussels dalam laga leg pertama Liga Europa pada Jumat (14/04/17) dini hari WIB. Brussels sendiri belakangan menjadi lokasi aksi terorisme dalam beberapa tahun belakangan ini.
Contohnya terjadi di bulan Maret 2016 lalu, di mana Brussels menjadi pusat dari serangan teroris di bandara setempat, dan menewaskan 32 orang. Hal tersebut membuat aparat keamanan setempat melakukan sistem penjagaan yang ketat di sekitar stadion, yang diperkirakan akan ditempati oleh lebih dari 26 ribu penonton nantinya.
Constant Vanden Stock Stadium dari tampak dalam.Melihat hal tersebut, manajer Jose Mourinho turut memberikan komentarnya. Menurutnya, dirinya tidak mau terlalu memikirkan hal tersebut karena takut mengganggu fokus dirinya serta para skuatnya dalam menghadapi Anderlecht.
“Saya tidak mau untuk sekalipun berpikir tentang hal tersebut,” ucap Mourinho dikutip Mirror.
“Saya hanya ingin memusatkan perhatian saya terhadap laga nanti, hanya ingin fokus kepada taktik permainan, pekerjaan saya. Begitu juga dengan para pemain lainnya,” tambahnya.
“Kita hanya bisa percaya pada mereka yang bertugas untuk melakukan sistem keamanan. Kita harus yakin akan jalannya pertandingan yang baik nantinya. Kita hanya dapat berharap seperti itu,” tutupnya.
Sementara itu, pihak Anderlecht sendiri turut mengamankan situasi dengan melakukan beberapa peraturan, seperti para pengunjung stadion tidak diperbolehkan membawa jenis tas apapun saat hendak masuk ke dalam stadion.