Persela Lamongan, harus menerima kekalahan di laga perdana Kompetisi Gojek Traveloka Liga 1, musim ini di Stadion Andi Mattalatta, Makassar. Laskar Joko Tingkir dipaksa harus menerima kekalahan 3-1 atas tuan Rumah PSM Makassar dalam pertandingan tersebut.
Hal ini membuat Saddil Ramdhani menilai kekalahan dalam sepakbola adalah sebuah hal wajar terutama dalam laga perdana. Untuk itu, penyerang muda Persela ini mengatakan bahwa kekalahan ini menjadi pelecut semangat dirinya dan rekan-rekannya untuk menatap pertandingan berikutnya.
“Namanya sepakbola, ada yang kalah ada yang menang, kami mengakui kemenangan PSM, kekalahan ini menjadi awal kebangkitan kami, ” kata Saddil.
Saddil Ramdhani (kiri) saat melakukan jumpa pers bersama Herry Kiswanto.Wonderkid Persela yang turut masuk dalam skuat Tim Nasional Indonesia tersebut menilai sepajang pertandingan timnya berusaha bangkit dari keterpurukan. Hanya saja, bermain 10 orang sejak menit ke-59 diakui sempat menyulitkan timnya meskipun mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Ivan Carlos pada menit ke-84.
“Kita telah berusaha bermain maksimal. Gol–gol yang diciptakan PSM boleh jadi dari kesalahan pemain belakang tapi kami dari pemain berusaha mengaturnya lebih baik lagi,” tutup pemain berusia 18 tahun tersebut.