Pelatih Persija Jakata, Stefano Cugurra Teco pernah merasakan kejadian tak menyenangkan saat berada di Makassar. Kejadia tersebut didapat saat Teco masih menjadi asisten pelatih Persebaya Surabaya.
Kejadian mencekam tersebut dialami Teco pada 2003 lalu. Saat itu, Bajul Ijo sudah selesai bertandang melawan Juku Eja di Makassar.
Teco bercerita, bus yang ditumpangi skuat Persebaya dilempari batu oleh sejumlah oknum yang tak dikenal. Meski demikian, Teco merasa tidak trauma dengan kejadian tersebut.
"Saya dulu sejak 2003 sudah asisten pelatih Persebaya dan sudah pernah ke Makassar. Dulu saya setelah pertandingan bus dihantam dengan batu," ujar Teco di Makassar, Sabtu (29/04/17).
"Saya tak ingin ini terulang. Ini contoh kurang baik. Saya ingin pulang dengan baik-baik kalaupun kami menang," sambungnya.
Jelang menghadapi PSM, Teco mewanti-wanti anak asuhannya untuk dapat merebut poin. Pasalnya, pelatih asal Brasil itu tak ingin timnya tertinggal jauh dari pemuncak klasemen sementara, Semen Padang.
"Semangat dari liga kemarin beda. Besok pasti beda. Dua tim ini pasti ingin menang. Sekarang Semen Padang sudah punya tujuh poin. Persija dan PSM pasti tak ingin poin yang tidak jauh," tutur Teco.
Sementara itu, Teco belum bisa memastikan strategi apa yang diterapkannya untuk meredam permainan keras khas Juku Eja.
"Kami akan lihat situasi di dalam lapangan. Satu lima menit pertama akan kami lihat seperti apa dan bagaimana," pungkas Teco.