Para pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-16 tetap mendapatkan tingkat pendidikan seperti anak-anak se-usianya, meski tengah menjalani pemusatan latihan. Hal itu dibuktikan kala para pemain Timnas U-16 menjalani Ujian Nasional (UN) berbasis komputer tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Anak-anak asuhan Fakhri Husaini menjalani UN berbasis komputer tingkat SMP di SMAN 39 Jakarta, Cijantung, Jakarta Timur. UN berbasis komputer tingkat SMP sendiri diselenggarakan 2-8 Mei 2017.
Sebelum menjalani UN, para pemain Timnas U-16 mendapat pembelajaran dari Gerbatama Universitas Indonesia. Pengajaran tersebut dilakukan di Cijantung, tempat pemusatan latihan Timnas U-16 berlangsung.
Salah satu penggawa Timnas U-16, Rendy Juliansyah, menceritakan soal persiapan hingga akhirnya menjalani proses UN.
"Semua materi yang diberikan oleh guru privat kepada saya dan juga teman-teman, secara garis besar keluar dalam soal ujian nasional. Saya senang dengan kondisi tersebut," kata Rendy, dikutip dari laman resmi PSSI.
"Kakak-kakak yang mengajarkan kami dalam bimbingan belajar les privat kemarin-kemarin itu sangat membantu saya dan juga teman-teman dalam menghadapi Ujian Nasional, dengan semua metode pengajaran yang diberikan. Hal tersebut memudahkan kami dalam mengerjakan soal-soal ujian," lanjutnya.
Penyelenggaraan UN kali ini membuat Timnas U-16 hanya menggelar latihan pada sore hari. Timnas U-16 sendiri dipersiapakan guna mengikuti ajang Piala AFF U-16 dan kualifikasi Piala Asia U-16.