Liga 1

Klub Protes Jadwal Tanding Liga 1, Ini Dalih PT LIB

Rabu, 3 Mei 2017 10:11 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
© Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT/Liga 1
Logo Liga 1. Copyright: © Grafis: Eli Suhaeli/INDOSPORT/Liga 1
Logo Liga 1.

CEO PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Risha Adi Widjaya, merespons keluhan klub-klub Gojek Traveloka Liga 1 soal jadwal tanding yang dinilai terlalu mepet. Risha menyebut mepetnya jadwal merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindarkan, mengingat adanya target menyelesaikan kompetisi tepat waktu.

"Sebenarnya kalau jadwal klub, jadwalnya sudah kita buat sedemikian rupa. Supaya waktu istirahatnya cukup, yaitu dua sampai tiga hari. Kalau pun ada yang mepet-mepet misalnya di bawah dua hari istirahatnya, ya berikan surat ke kita saja," ujar Risha kepada INDOSPORT, Selasa (02/05/17).

"Kompetisi berjalan dari tanggal 15 April dan harus selesai pada tanggal 12 November. Dalam kurun waktu April sampai November itu ada lima pekan padat yang memang mau tidak mau harus kita jalankan," tambahnya.

© Instagram/Borneofc
Skuat Borneo FC jelang laga melawan Sriwijaya FC Copyright: Instagram/BorneofcBorneo FC menjadi salah satu tim yang berdalih jadwal Liga 1 terlalu padat.

Lebih lanjut, Risha mengklaim PT LIB telah membuat jadwal sebaik mungkin dengan memperhitungkan recovery fisik para pemain. Namun PT LIB siap merevisi jadwal pertandingan yang benar-benar terlalu mepet dengan terlebih dahulu berkoordinasi bersama pihak tim. 

"Salah satu contohnya adalah pada pekan ketiga dan keempat itu dekat, sehingga jadi pekan padat. Tapi nanti akan normal lagi pekannya. Pada prinsipnya jangan sampai mengganggu minimum istirahat untuk si tim yang bersangkutan," tutup Risha.

Seperti diketahui, beberapa tim peserta seperti Persegres Gresik United dan Borneo FC mengeluhkan jadwal mepet yang dirancang PT LIB. Liga 1 sendiri baru memasuki pekan keempat.

163