Pelatih Persegres, Hanafi, mengeluhkan perihal perubahan jadwal tim asuhannya. Hanafi menganggap PT LIB seharusnya tak mudah begitu saja mengubah waktu pertandingan yang sebelumnya telah ditetapkan, salah satunya jadwal melawan Borneo FC, Sabtu (29/04/17) lalu, yang semula sore menjadi malam.
"Sebenarnya maju dan mundurnya kick off itu sesuai dengan permintaan dari broadcaster (BC). Kita sekarang sedang dalam pembicaraan dengan BC paling tidak jangan dengan mudahnya meminta-minta untuk mengubah kick off karena buat klub mungkin sulit lantaran mereka sudah mengurus perizinan," ujar CEO PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Risha Adi Widjaya, Selasa (02/05/17).
"Kalau misalnya ada waktu jeda dua minggu sebelum kick off itu masih ada waktu, tapi kalau waktunya di bawah satu minggu itu sudah susah karena mengurus izin keamanan itu butuh H-7," tambahnya.
Risha menyebut PT LIB tak sembarangan menyetujui usulan perubahan waktu pertandingan Liga 1 yang diajukan pihak broadcaster. Artinya, PT LIB telah mempertimbangkan dampak positif dan negartif usulan tersebut hingga akhirnya disetujui.
"Jadi intinya soal mundur maju kick off karena permintaan dari BC. Kenapa mereka meminta perubahan jadwal kick off pasti ada unsur-unsur perhitungannya. Mereka mengajukan ke kita terus kita olah. Kalau misalnya masih bisa kita sesuaikan ya kita sesuaikan, kalau memang tidak bisa ya kita akan ngomong sama BC-nya," tutup Risha.