Liga 1 Indonesia

Tahan Imbang MU, Pelatih Perseru Akui Termotivasi Kekalahan di Kandang

Selasa, 9 Mei 2017 10:55 WIB
Editor: Rizky Pratama Putra
© Zainal Hasan/INDOSPORT
Perseru Serui mengakui motivasi karena kekalahan di kandang menjadi bekal hasil imbang di kandang Madura United. Copyright: © Zainal Hasan/INDOSPORT
Perseru Serui mengakui motivasi karena kekalahan di kandang menjadi bekal hasil imbang di kandang Madura United.

Perseru Serui sangat senang menyambut satu poin dari hasil imbang 1-1 kontra Madura United dalam gelaran Gojek Traveoka Liga 1 Indonesia. Terlebih, satu angka berhasil didapat tim asal Kabupaten Kepulauan Yapen itu di markas lawan, yakni Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan.

Sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Peter Odemwingie pada menit ke-22, Perseru mampu menyamakan skor lewat shooting Mariando Djonak Uropmabin di menit ke-36. Skor tidak berubah sampai peluit panjang, setelah kedua tim menciptakan sejumlah peluang menambah perolehan gol sepanjang babak kedua.

Bagi Perseru, torehan ini dirasa luar biasa, mengingat ini adalah poin pertama mereka di tanah Madura sejak tahun lalu. Dua kali bermain di Pamekasan, dua kali pula Perseru mencatat kekalahan, masing-masing lewat skor telak 1-7 pada kompetisi TSC musim lalu, dan kalah 2-3 di ajang Piala Presiden 2017.

"Kami tentu senang dengan hasil imbang ini. Semuanya tak lepas dari kerja keras pemain selama 90 menit pertandingan," papar pelatih tim, Yusack Sutanto dalam konferensi pers menyikapi hasil akhir Perseru Serui melawan Madura United.

© Muhammad Nur Basri/INDOSPORT
Caption Copyright: Muhammad Nur Basri/INDOSPORTYusack Sutanto menyambut hangat hasil imbang melawan MU.

Yusack pun memberi apresiasi tinggi kepada anak asuhnya lantaran bisa menampilkan permainan bagus di tengah kondisi kelelahan. Sebelum ke Madura, tim berjulukan Kuda Laut Oranye itu sudah memainkan tiga pertandingan dalam rentang kurang dari dua pekan di kompetisi Liga 1. 

Kelelahan fisik itu pun terlihat menjelang berakhirnya pertandingan, dengan banyaknya pemain Perseru mendapat pertolongan tim medis.

"Bukan mengulur-ulur waktu. Tapi memang begitu lah kondisinya. Jadwal padat membuat pemain kelelahan," jelas Yusack.

Selain itu, top performance yang ditampilkan Septinus Alua dan kawan-kawan juga akibat suntikan motivasi setelah mengalami kekalahan 1-2 dari PSM Makassar, Kamis (04/05/17) lalu.

"Mungkin itulah yang membuat pemain termotivasi untuk bermain lebih bagus. Kekalahan kemarin juga karena kesalahan kami lewat dua gol PSM," bekas Pelatih Deltras Sidoarjo itu menutup.
 

178