Manajemen PSM Makassar benar-benar geram usai tumbang oleh PS TNI di Stadion Pakansari. Tidak hanya melaporkan wasit ke PSSI dan PT LIB, tatapi soal warna jersey penjaga gawang PS TNI, Teguh Amiruddin dan wasit dalam pertandingan tersebut sama yakni hitam.
Atas pengamatan tersebut, media officer (MO) PSM, Andi Widya Syadzwina langsung melayangkan protes ke PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sebab, menurutnya, dalam regulasi Gojek Traveloka Liga 1 dikatakan hal tersebut tidak dibolehkan.
"PSM memasukkan kedalam surat protes di mana terjadi pelanggaran terhadap pasal 49 poin 3, dimana warna jersey keeper tidak boleh sama dengan pemain maupun wasit," jelas Wina, sapaan akrab Andi Widya Syadzwina di Makassar, Selasa (16/05/17).
"Tetapi pertandingan kemarin, kiper PS TNI dan wasit memakai kostum yang sama warna yaitu hitam," sambungnya lagi.
Dalam regulasi Go-Jek Traveloka Liga 1 musim ini memang hal tersebut tidak dibenarkan. Poin tersebut secara jelas dalam pasal 49 poin tiga membahas soal warna.
"Warna dan jenis Seragam yang digunakan oleh penjaga gawang dalam pertandingan harus berbeda dengan warna yang digunakan Pemain lainnya dan wasit," tulis peraturan yang dikutip INDOSPORT dari website Gojek Traveloka Liga 1.
Sebelumnya, manajemen PSM Makassar telah melaporkan pengadil lapangan, Handri Kristanto terkait kepemimpinannya yang dinilai kontroversial di pertandingan melawan PS TNI. Mereka menilai lemahnya kinerja Handri membuat PSM tumbang 1-2 oleh The Army.
PSM Makassar sendiri dalam pekan ke-6 Gojek Traveloka Liga 1 musim ini akan menantang Sriwijaya FC di Stadion Andi Mattalatta, Makassar.