Persija Jakarta kembali gagal meraih kemenangan dalam enam pertandingan terakhir Gojek Traveloka Liga 1. Yang terbaru, Macan Kemayoran ditahan imbang 0-0 oleh Bali United di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu, (21/05/17).
Usai pertandingan, seruan untuk menuntut pelatih Stefano Cugurra Teco meletakkan jabatannya menggema di Patriot. Meski demikian, juru racik asal Brasil itu tetap keukeuh bertahan di posisinya.
Ekspresi kekecewaan pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra Teco.“Setiap pertandingan kita main ada evaluasi. Evaluasi dari manajemen, pelatih dan pemain. Bukan 1 orang sendiri. Manajemen bagus. Saya punya 1 tahun kontrak, saya profesional. Saya kerja setiap hari. Ini keputusan dari manajemen. Bukan hanya di Serui, saya ingin kerja keras selama setahun,” ucap Teco pada sesi jumpa pers setelah pertandingan, Minggu, (21/05/17).
Teco memiliki dalih tersendiri atas raihan negatif yang ditorehkan timnya sepanjang musim. Menurut arsitek berusia 42 tahun tersebut, Macan Kemayoran tidak disemati oleh dewi fortuna selama ini.
Duel udara antara pemain Persija, Sandi (tengah) dengan Fadil Sausu.“Benar-benar susah, lawan Mitra Kukar menit terakhir kita menang, Mitra Kukar dapat gol lewat bola mati. Kita punya banyak peluang, ini sepakbola, kita harus profesional dan kerja keras. Ke depan harus lebih bagus. Harus positif,” tutur Teco.
Sebelumnya, Direktur Gede Widiade memberikan tenggat kepada Teco hingga akhir Mei mendatang. Saat itu, Persija bakal melawat ke Papua untuk menantang tuan rumah Perseru Serui 28 Mei 2017 nanti.