Kondisi penerangan Stadion Marora belum memadai untuk menggelar pertandingan selain sore hari membuat operator Liga 1, yakni PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) menunda laga yang mempertemukan Perseru Serui vs Persija Jakarta. Laga pekan kedelapan Gojek Traveloka Liga 1 tersebut ditunda hingga bulan Agustus mendatang atau sebulan setelah lebaran.
Mengingat kondisi penerangan di Stadion Momora di Serui dianggap tak memadai untuk pertandingan di malam hari, Operasional PT LIB, Tigor Shalom Boboy, membuka peluang untuk memindahkan markas Perseru ke stadion lain. Hal tersebut akan dilakukan jika pihak stadion tak mampu memperbaiki fasilitas penerangan.
"Mereka kan masih dalam tahap perbaikan dan kalau mereka pindah itu paling dekat mereka pindah ke Jayapura. Tapi Jayapura sendiri kondisinya kan memang main malam jadi masalah di sana dan kalau kita mau pindahkan ke tempat lain juga waktunya kan ini jadwal padat," kata Tigor Shalom Boboy.
Pemain Perseru Serui melakukan selebrasiJayapura dan Makassar menjadi pilihan lokasi jika nantinya lampu di stadion Marora masih tak mendukung untuk digunakan saat malam hari. Meski begitu, masih ada kendala lain mengingat kedua stadion di wilayah tersebut telah menjadi markas klub lainnya, yakni Persipura dan PSM.
Perseru masih menyisakan setidaknya dua laga kandang di bulan suci Ramadan, yakni melawan Bali United dan Arema FC. Perpindahan lokasi stadion di dua pertandingan tersebut akan dilakukan jika kondisi masih tak memungkinkan.
"Sebenarnya dia bisa saja seperti ini, mereka kan punya dua pertandingan kandang di bulan puasa lawan Bali United dan Arema FC kita juga lihat. Kalau memang stadion Marora belum bisa juga ya kita pindahkan nanti," tutup Tigor.