Semen Padang masih berharap bandingnya ke PSSI soal sanksi Marcel Silva Sacramento bisa dipenuhi.
Seperti diketahui, Marcel Sacramento mendapatkan sanksi dari Komisi Displin PSSI, yakni larangan bermain dalam enam kali pertandingan dan denda Rp20 juta. Bomber asal Brasil itu dinilai menyalahi aturan usai lakukan protes berlebihan terhadap wasit Prasetyo Hadi, kala Kabau Sirah takluk 0-1 dari Bhayangkara FC Sabtu (20/05/17) lalu.
Pada pertandingan tersebut, penyerang asal Brasil itu tidak hanya melakukan protes, tapi juga melakukan dorongan terhadap wasit menggunakan dada dan dilanjutkan aksi mengaitkan kaki kepada wasit Prasetyo yang tengah berlari. Akibatnya, kartu merah langsung dikeluarkan Prasetyo untuk mengusir Marcel dari lapangan.
Aksi Marcel Silva Sacramento bersama Semen Padang.Meski belum ada keputusan final, pelatih Semen Padang, Nilmaizar, sudah menyiapkan pengganti Marcel Sacramento dalam beberapa laga Liga 1 ke depannya. Termasuk menghadapi Persiba Balikpapan pada pekan ke-8 Liga 1 di Stadion Haji Agus Salim, Senin (29/05/17) lusa malam hari WIB.
Ia menilai dalam sebuah kompetisi jangka panjang adanya pemain yang absen karena akumulasi kartu atau pun cedera adalah hal yang biasa, dan itu sudah menjadi tugas pelatih untuk menutupi segala sesuatu yang terjadi tersebut.
"Akumulasi kartu, cedera atau pun sanksi adalah dinamika sebuah kompetisi. Tapi apapun keadaannya kami harus siap. Kami punya pemain pengganti jika ada yang absen," ungkap Nilmaizar.
Menurutnya, untuk mengisi posisi yang ditinggal Marcel Sacramento di lini depan, Kabau Sirah juga masih memiliki beberapa nama lain.
"Siapa pun pemain yang siap, pasti akan kami turunkan. Di depan kami masih ada Tambun (Naibaho), Adi Nugroho, Syamsul (Bahri). Tapi bagaimana pun siapa yang paling siap, dia yang akan masuk starting," tutupnya.