Kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 Indonesia di bulan Ramadhan yang tetap dimainkan disikapi secara bijak oleh Mitra Kukar. Meski harus merubah pola latihan akibat aktivitas menjalankan ibadah puasa, namun Jafri Sastra menyebut itu sebagai tantangan yang harus dihadapi.
Melalui moto Ramadan Enjoy, Jafri menanamkan kepada pemainnya untuk tidak menjadikan ibadah puasa sebagai beban. Hal ini lantaran sepakbola merupakan satu tugas utama yang mesti dikerjakan, apa pun kondisinya.
"Saya percaya semua tim pasti mengalami (perbedaan aktivitas di bulan Ramadan) itu. Saya pikir tim tidak ada masalah," papar Jafri Sastra.
"Tapi saya selalu tanamkan kepada pemain untuk menjalaninya dengan senang hati dan merasa enjoy selama bulan Ramadan ini," Arsitek tim Mitra Kukar tersebut melanjutkan.
Salah satu contoh sikap enjoy itu terlihat saat tim Mitra Kukar melakukan sesi uji coba lapangan, satu hari sebelum menghadapi Arema FC di Stadion Gajayana, Sabtu 27 Mei lalu.
Meski masih menjalani puasa, namun semua pemain terlihat riang dan rileks berlari mengitari lapangan pada sore hari hingga menjelang buka puasa. Meski sebenarnya Mitra Kukar bisa mengambil pilihan untuk menjajal kondisi lapangan Stadion Gajayana pada malam hari atau setelah buka puasa.
"Sebenarnya hal ini sudah biasa di Indonesia. Bulan suci Ramadan ada kompetisi. Bagi saya pribadi, yang penting bersyukur saja," pelatih kelahiran Sumatera Barat ini mengungkapkan.
"Karena ini sudah menjadi pekerjaan. Jadi, ini merupakan suatu tantangan untuk dilakukan. Kita tidak bisa menolak, dan tetap dilakukan," imbuhnya.
Selama bulan Ramadan tahun ini, Mitra Kukar memiliki jadwal sebanyak empat pertandingan sebelum kompetisi memasuki masa libur Hari Raya Idul Fitri. Usai bertandang ke Malang, tim berjuluk Naga Mekes kembali bermain home menjamu PS TNI (02/06/17), away ke kandang Sriwijaya FC (07/06/17) dan home melawan Gresik United (15/06/17).