Liga 1

Komentar Pelatih Usai Sriwijaya FC Menang Susah Payah atas PS TNI

Sabtu, 15 Juli 2017 10:43 WIB
Kontributor: Muhammad Effendi | Editor: Tengku Sufiyanto
 Copyright:

Sriiwjaya FC (SFC) berhasil meraih kemenangan susah payah dari PS TNI pada laga pekan ke-14 Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat (14/07/17) malam WIB. Tim Laskar Wong Kito menang dengan skor 2-1.

Dalam pertandingan tersebut, SFC harus tertinggal 0-1 dari PS TNI, usai Roni Sugeng mencetak gol pada menit ke-73. SFC baru berhasil menyamakan kedudukan menit ke-81 lewat tendangan Airlangga Sucipto. Tak butuh lama, Hilton Moreira berhasil mencetak gol kedua menit ke-83.

Meski menang, SFC tak beranjak dari posisi ke-15 klasemen sementara Liga 1 dengan mengantungi 17 poin dari 13 laga. Sementara PS TNI juga tetap di posisi ke-13 dengan 19 poin dari 14 laga.

Baca Juga:

Caretaker SFC, Hartono Ruslan, menyebut kemenangan ini bisa diraih berkat kerja keras pemain. Kendati tertinggal satu gol, pemain tetap bermain penuh semangat. Sehingga gol penyeimbang berhasil dicetak Airlangga.

"Hilton pun berhasil cetak gol yang membuat SFC berhasil memenangkan pertandingan," katanya.

Disinggung soal anak asuhnya yang justru bermain menonton pada babak pertama, Hartono mengakui hal itu. Menurutnya, beberapa keputusan wasit mengganggu permainan anak-anak asuhnya.

Hal itu membuat penggawa Laskar Wong Kito sulit mengembangkan permainan. Tapi, mantan pelatih Persik Kediri ini membantah jika hal itu karena dalam timnya kehilangan Yu Hyun-koo.

Di mata Hartono, Hapit Ibrahim sebagai pemain pengganti bermain sangat bagus. Dia menjalankan perannya dengan sangat baik.

Oleh sebab itulah, Hapit dipertahankan sampai pertandingan berakhir. Saat Airlangga masuk babak kedua, itu memang harus dilakukan.

© Muhammad Effendi/INDOSPORT
Pelatih sementara Sriiwjaya FC, Hartono Ruslan, memberikan tanggapan usai timnya kalahkan PS TNI 2-1. Copyright: Muhammad Effendi/INDOSPORTPelatih sementara Sriwijaya FC, Hartono Ruslan, memberikan tanggapan usai timnya kalahkan PS TNI 2-1.

SFC tertinggal satu gol, sehingga formasi harus diubah dari 4-2-3-1 menjadi lebih menyerang 4-1-4-1. Itu keharusan karena posisi SFC tertinggal.

Dalam situasi ini, tidak dibutuhkan lagi dua gelandang jangkar. SFC butuh dua gol, sehingga Airlangga dan Nur Iskandar masuk.

"Beruntung SFC berhasil cetak gol lewat Airlangga, dan Hilton," ucapnya.

© Muhammad Effendi/INDOSPORT
Pelatih PS TNI, Ivan Kolev (tengah), memberikan tanggapan usai timnya dikalahkan Sriwijaya FC 1-2. Copyright: Muhammad Effendi/INDOSPORTPelatih PS TNI, Ivan Kolev (tengah), memberikan tanggapan usai timnya dikalahkan Sriwijaya FC 1-2.

Sementara itu, pelatih PS TNI, Ivan Kolev mengatakan, kekalahan dari SFC hampir sama seperti beberapa laga sebelumnya. Sempat memimpin, tapi hasil akhirnya adalah kekalahan. 

"Secara kualitas kita sama. Kita bisa mengimbangi. Tapi kita berulang kali kalah karena corner dan free kick. Artinya ada masalah dan jadi program besar kami ke depan," tuturnya. 

"Jadi masalah kita cuma masalah bola lambung. Itu tak boleh terulang."