Liga 1

Gara-gara Event Voli Internasional, Gresik United Jadi Tim Musafir

Jumat, 21 Juli 2017 01:34 WIB
Editor: Tengku Sufiyanto
© Ian Setiawan/Indosport
Para pemain Persegres Gresik United. Copyright: © Ian Setiawan/Indosport
Para pemain Persegres Gresik United.

Persegres Gresik United harus menjadi tim musafir hingga berakhirnya putaran pertama kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 musim ini. Dalam dua laga kandang tersisa, tim berjuluk Kebo Giras ini harus bermain di Stadion Gelora Surajaya, Lamongan.

Bukan karena sanksi laga usiran atau sejenisnya. Namun, kebijakan memindahkan laga kandang ke markas Persela Lamongan itu tak lain karena adanya agenda turnamen bola voli level internasional di GOR Petrokimia Gresik, mulai 24 Juli hingga 2 Agustus mendatang.

Dalam jadwal dua laga kandang itu, panitia pelaksana pertandingan (panpel) Gresik United memastikan menggelar pertandingan saat menjamu Sriwijaya FC (24 Juli) dan Bali United (31 Juli) nanti.

Baca Juga:

"Permohonan izin untuk menggunakan Stadion Gelora Surajaya di Lamongan sudah disetujui oleh pihak pengelola, setelah sebelumnya sudah berkomunikasi," tutur Ketua Panpel Gresik United, Choirul Anam.

"Dan untuk langkah selanjutnya, tinggal menunggu izin dari pihak kepolisian (Lamongan)," tambahnya.

© Ian Setiawan/INDOSPORT
Pemain Gresik United. Copyright: Ian Setiawan/INDOSPORTPemain Persegres Gresik United.

Sebenarnya ada beberapa pilihan venue untuk Gresik United dalam menjalani dua laga kandang terakhir di putaran pertama Liga 1. Seperti misalnya Stadion Gelora Bung Tomo yang menjadi kandang Persebaya Surabaya, maupun Stadion Gelora Delta di Sidoarjo.

Namun, pihak panpel tim Laskar Joko Samudro ternyata punya pertimbangan matang dalam memilih Stadion Gelora Surajaya sebagai kandang sementara.

"Faktor jarak Gresik ke Lamongan yang tidak terlalu jauh (sekitar setengah jam perjalanan). Selain itu, Surajaya sudah biasa menggelar pertandingan Liga 1, sehingga sarana dan prasarana sudah memadai," ungkapnya.

297