Bali United berhasil menutup paruh musim kompetisi dengan begitu manis. Tim berjulukan Serdadu Tridatu itu meraup poin penuh atas Gresik United, sekaligus mengakhiri kiprah di putaran pertama dengan posisi runner up klasemen.
Bali United memang menyamai 32 poin yang dimiliki Madura United, dan bahkan unggul selisih gol. Namun, Fadil Sausu dkk hanya menempati dua besar lantaran kalah secara head to head.
Bali United."Terima kasih kepada semua pemain atas kerja keras mereka. Juga kepada para suporter yang sudah jauh-jauh datang mendukung kami di Lamongan," tutur Widodo Cahyono Putro, selaku pelatih Bali United.
Pelatih yang menggantikan posisi Hans Peter Schaller itu mengakui, bahwa sebenarnya anak asuhnya sempat tampil kurang lepas pada awal pertandingan.
Persegres Gresik vs Bali United."Kita tahu, ekspektasi publik Bali kepada kami sangat berat karena wajib meraih tiga angka. Tapi kami berhasil mencapai itu karena kerja keras," ungkapnya.
Widodo yang sejatinya dulu adalah striker top Tanah Air, menjelaskan jika kunci kemenangan timnya lantaran bermain lebih disiplin. Yabes Roni Malaifani dkk begitu enjoy dalam menjalanlan skema permainan hingga membuat Bali United lebih mendominasi serangan.
Widodo Cahyono Putro, pelatih Bali United.Kejelian dalam memanfaatkan kelengahan lawan juga menjadi resep jitu Bali United saat mengalahkan GU. Fadil Sausu dan Sylvano Comvalius menjadi pembeda pasca membobol gawang GU di lima menit terakhir, setelah sempat imbang 1-1.
"Saya sudah lebih dari lima tahun jadi pelatih dan 20 tahun menjadi pemain. Pengalaman mengatasi hal itu lah yang menjadi guru saya," ungkapnya.
"Karena tipikal tim yang wajib untuk menang, biasanya lini belakang kurang terkontrol. Kalau ingin menang, pasti mereka tidak berpikir tentang pertahanannya," lanjutnya.