Liga 1

Persija Jadikan Pemain Anyarnya Sebagai Supersub

Kamis, 3 Agustus 2017 14:32 WIB
Penulis: Muhammad Adiyaksa | Editor: Ramadhan
 Copyright:

Kepingan lini tengah Persija Jakarta perlahan mulai terlengkapi setelah datangnya Fitra Ridwan. Pemain berusia 23 tahun itu berposisi sebagai gelandang serang.

Fitra sebelumnya bermain untuk Persegres Gresik United pada paruh pertama kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 2017. Di putaran kedua, pemain asal Aceh itu memilih untuk bergabung dengan Macan Kemayoran, julukan Persija.

© Muhammad Adi Yaksa/Indosport
Coach Mustaqim Copyright: Muhammad Adi Yaksa/IndosportCoach Mustaqim

Asisten pelatih Persija, Mustaqim menyambut positif hadirnya Fitra. Sebab, sang pemain dinilai memiliki kualitas yang mumpuni sebagai pemain tengah.

“Fitra diproyeksikan untuk gelandang serang. Dia kelihatan punya kualitas dan skill tinggi. Tinggal pengembalian fisik saja. Saya pikir Fitra merupakan pemain yang diinginkan pelatih kepala Stefano Cugurra Teco,” ungkap Mustaqim kepada wartawan.

© Instagram@Fitra Ridwan
Gelandang Gresik United, Fitra Ridwan. Copyright: Instagram@Fitra RidwanGelandang Gresik United, Fitra Ridwan.

Pada barisan gelandang, Fitra akan bersaing dengan sejumlah nama. Ramdani Lestaluhu dan Sutanto Tan kerap bergantian dijadikan gelandang serang pada formasi 4-3-3 kesayangan Teco.

Namun, dengan adanya dua pemain itu, bukan berarti kesempatan Fitra untuk menjadi pemain inti tertutup. Mustaqim menjelaskan, mantan pemain Bhayangkara FC itu akan menjadi supersub untuk timnya.

© Herry Ibrahim/INDOSPORT
Penggawa Persija Jakarta tengah mendengarkan arah dari sang pelatih, Stefano Cugurra Teco. Copyright: Herry Ibrahim/INDOSPORTPenggawa Persija Jakarta tengah mendengarkan arah dari sang pelatih, Stefano Cugurra Teco.

“Ketika misal, Ramdani atau Rohit berhalangan bermain, terutama di posisi gelandang serang, Fitra bisa saja bermain sejak awal,” terang mantan pelatih PS TNI itu.

Namun, ada sesuatu hal yang disorot oleh Mustaqim terhadap kemampuan yang dimiliki Fitra. Pemain kelahiran Banda Aceh, 16 Maret 1994 silam tersebut diharuskan untuk mengasah kembali kualitas bertahannya.

© Herry Ibrahim/Indosport
Macan Kemayoran hanya melakukan latihan ringan yang dipimpin pelatih Stefano Cugurra Teco. Copyright: Herry Ibrahim/IndosportMacan Kemayoran hanya melakukan latihan ringan yang dipimpin pelatih Stefano Cugurra Teco.

“Pemain ini penuh dengan style. Dia pernah bermain di Persegres, mungkin di Persija harus ditingkatkan fisiknya. Karena saya secara personal menyampaikan ke dia bahwa pelatih kepala menginginkan pemain yang di samping teknik, juga memiliki fight yang kuat,” tutup pria yang karib disapa Abah Takim itu.

506