Paris Saint-Germain belum lama ini membuat rekor transfer dengan menjadikan bintang Timnas Brasil, Neymar Jr, sebagai pesepakbola termahal dunia. Les Parisiens membeli Neymar dengan harga klausul kontrak di Barcelona kala itu, yakni 222 juta euro (Rp3,4 triliun).
Pasca mendatangkan Neymar, kini manajemen PSG terlihat tengah berusaha untuk menghindari sanksi Financial Fair Play (FFP) yang diterapkan oleh FIFA. Sekadar informasi, PSG akan terkena sanksi FFP bila mengalami kerugian 30 juta euro dalam tiga tahun.
UEFA sendiri pernah membuat sebuah pernyataan resmi bila PSG dapat saja terkena sanksi FFP akibat mengalami kerugian pasca mendatangkan Neymar.
Neymar menjadi pemain baru PSG.“Sama seperti klub Eropa lainnya, PSG harus respek dengan FFP. PSG harus membuktikan bahwa mereka tidak mengalami kerugian 30 juta euro dalam tiga tahun. Potensi akan kerugian tersebut meningkat bila mereka membeli Neymar dengan harga klausul kontrak sang pemain,” tulis pernyataan resmi UEFA, dikutip dari BBC.
Oleh karena hal tersebut, manajemen PSG pun kini terlihat tengah melakukan ‘cuci gudang’ dalam skuatnya untuk menghindari kerugian yang ada. Dikabarkan, gelandang PSG Blaise Matuidi akan dijual ke jawara Serie A musim lalu, Juventus.
Blaise Matuidi, gelandang Paris Saint-Germain.Dilansir dari Football Italia, manajemen Bianconeri mendapatkan sinyal positif dari Mino Raiola, agen sang pemain, perihal kepindahannya di bursa transfer kali ini. Kabarnya, gelandang asal Prancis akan dihargai oleh Juventus sebesar 20 juta euro.
Sejak didatangkan dari Saint-Etienne pada Juli 2011 lalu, Matuidi telah bermain sebanyak 293 laga, dengan mencetak 33 gol dan 30 assists selama enam musim membela Les Parisiens.