SEA Games 2017

Tak Paham Aturan Offside, Striker Timnas Vietnam Disamakan dengan Lukaku

Rabu, 23 Agustus 2017 12:26 WIB
Penulis: Panca Putra Pamungkas | Editor: Ivan Reinhard Manurung
© Getty Images
Lukaku - Tuan Tai Copyright: © Getty Images
Lukaku - Tuan Tai

Vietnam bisa saja mengalahkan Timnas Indonesia U-22 andaikan gol Tuan Tai pada menit ke-71 tidak dianulir karena offside. Tapi, gol yang dianulir itu adalah karena kesalahannya sendiri yang terlalu 'serakah' ingin merebut bola, di laga yang berlangsung pada Selasa (22/08/17) itu.

© bongda.com
Aku bisa jelaskan... Copyright: bongda.comAku bisa jelaskan...

Hasil imbang tanpa gol membuat langkah Vietnam tertunda. Meskipun sejak menit ke-62, skuat asuhan Nguyen Huu Thang dalam situasi melawan 10 pemain setelah gelandang Timnas U-22, Hanif Sjahbandi harus menerima kartu merah.

Kehilangan satu pemain membuat situasi agak timpang. Garuda Muda yang sepanjang laga bermain solid diuji. Momen mengejutkan pun hadir di menit ke-71, yang mana gawang Kartika Ajie, kiper yang menggantikan Satria Tama karena cedera, dibobol Tuan Tai memanfaatkan umpan lambung bek Vietnam, Hoang Van Khanh

Selebrasi Tuan Tai tak bertahan lama, golnya dianulir karena offside. Ini disebabkan karena kecerobohan pemain bernomor 21 tersebut yang ingin menguasai bola, padahal posisinya memang terlalu ke depan. 

Andai stiker Vietnam itu membiarkan rekan setimnya, Chuang Pong, yang masuk dari belakang untuk menguasai bola, mungkin cerita akan berbeda dan The Golden Stars sudah mengantongi tiket semifinal. Van Khan sedikit kesal akan hal tersebut. Perebutan bola dua striker timnya sebelum 'gol' tercipta itu mungkin disesalinya.

Kejadian ini serupa dengan yang dialami Romelu Lukaku di Piala Super Eropa 2017 lalu kala melawan Real Madrid.

Saat itu, Ander Herrera berhasil memanfaatkan kesalahan Toni Kroos. Bola sedikit memantul jauh. Sayangnya, insting mengejar bola Lukaku yang cukup tinggi membuat ia tanpa sadar sudah berdiri di posisi offside. Mungkin maksudnya mengejek, Kroos pun senyum-senyum sendiri melihat 'nafsu' pemain yang dibeli Manchester United dari Everton seharga Rp1,29 triliun tersebut.

Negara-negara yang mengisi Grup B pun belum ada yang bisa mengamankan tempat di semifinal. Masih ada 3 negara yang berpeluang, yaitu Vietnam, Thailand, dan Indonesia. Selanjutnya di laga penentuan, skuat asuhan Luis Milla akan menghadapi Kamboja, sedangkan Vietnam melawan Thailand.

 

Kami memperkirakan akan ada empat skenario yang kemungkinan terjadi di pertandingan terakhir grup B SEA Games 2017. (swap 👉) . * Khusus untuk skenario D, Thailand berhak lolos jika akumulasi kartu kuning & merah lebih sedikit dari Indonesia.

A post shared by indosport.com (@indosportcom) on

4.3K