Mengintip Aroma 'Samurai' di Belakang Brunei
Sebulan jelang perhelatan Piala AFF U-18, skuat Timnas Brunei memilih untuk berlatih di Jepang. Hal ini sebagai bagian dari proyek pengembangan sepakbola yang disepakati kedua negara.
Para pemain muda Brunei menggunakan J-Green Sakai, sebuah fasilitas sepakbola yang merupakan salah satu terbaik di Jepang. Selama di Jepang, para pemain Brunei mendapat kesempatan untuk beruji coba dengan tim muda dari Cerezo Osaka dan Vissel Kobe yang merupakan salah satu kontestan J-League, kompetisi kasta tertinggi di Jepang.
Pengembangan Sepakbola Brunei yang bekerja sama dengan Jepang.Fujiwara mengatakan bahwa kesempatan ini digunakannya untuk meningkatkan standar penampilan anak asuhnya sebelum berlaga di Myanmar. Fujiwara juga menambahkan bahwasanya pemusatan latihan ini akan menempa kualitas mental kompetisi para pemain.
"Kami akan mendapatkan persiapan yang lebih baik saat kami berlatih di Jepang, para pemain akan terbantu meningkatkan standar mereka saat mereka berada di sana," ujar Fujiwara kala itu.
Pengembangan Sepakbola Brunei yang bekerja sama dengan Jepang.Pemusatan latihan ini juga dilepas langsung oleh Wakil Ketua NFABD, Hj Madli Mohd Yussof. Bahkan Hj Madli menyebut bahwa keberadaan mereka di Jepang adalah 'tugas negara'.
"Bermainlah dengan percaya diri dan buat negaramu bangga," ujarnya kala melepas para pemain.
Para pemain muda Brunei ini juga akan mendapatkan program kerja sama khusus dari sejumlah klub di Jepang. Mereka akan dipantau dan mendapatkan kesempatan untuk bermain di J League di kemudian hari.