Serie A Italia

Gara-gara Salep Krim, Kapten Benevento Terancam Skorsing 4 Tahun

Sabtu, 23 September 2017 14:47 WIB
Editor:
© espncdn
Fabio Lucioni (29), bek tengah sekaligus kapten Benevento yang terancam skorsing empat tahun akibat dituduh menggunakan obat doping. Copyright: © espncdn
Fabio Lucioni (29), bek tengah sekaligus kapten Benevento yang terancam skorsing empat tahun akibat dituduh menggunakan obat doping.

Kapten Benevento, Fabio Lucioni terancam sanksi berat selama empat tahun karena kedapatan menggunakan doping. Lucioni dan pihak klub kecewa karena zat yang dimaksud oleh badan anti-doping merupakan salep krim, bukan obat perangsang stamina.

Lucioni ditahan oleh badan anti-doping Italia hari Jumat (22/09/17) waktu setempat usai ditemukan zat bernama steroid coltebol. Itu ditemukan dalam sampel urin si pemain pasca Benevento takluk 0-1 atas Torino 10 September silam.

"Saya masih akan menunggu verifikasi lebih lanjut, saya belum bisa berkomentar banyak. Yang bisa saya katakan adalah saya sama sekali tidak menggunakan obat doping, atau saya tidak tahu, karena saya cuma melakukan apa yang diresepkan dokter tim," ucap pemain belakang berusia 29 tahun itu kepada Ansa.

© espncdn
Fabio Lucioni (29), bek tengah sekaligus kapten Benevento yang terancam skorsing empat tahun akibat dituduh menggunakan obat doping. Copyright: espncdnFabio Lucioni (29), bek tengah sekaligus kapten Benevento yang terancam skorsing empat tahun akibat dituduh menggunakan obat doping.
© espncdn
Fabio Lucioni (29), bek tengah sekaligus kapten Benevento yang terancam skorsing empat tahun akibat dituduh menggunakan obat doping. Copyright: espncdnFabio Lucioni.

Manajemen Benevento juga membantah jika pemain andalannya itu menggunakan zat berbahaya atau dilarang dalam ranah olahraga. Menurut mereka, zat yang dimaksud oleh penyidik adalah salep krim penyembuh luka.

"Siapa yang harus disalahkan adalah krim penyembuh luka tersebut. Fabio mendapatkan luka gores saat latihan dan dokter tim mengoleskan krim tersebut untuk menyembuhkannya," jelas Presiden Benevento, Oreste Vigorito.

"Fabio hanya mengikuti prosedur medis saja meski kami juga akan tetap mengikuti aturan yang ada mengenai hal ini," tambahnya.

Akibatnya, Luciono terancam empat tahun larangan bertanding. Padahal, pria yang bergabung dengan Benevento pada 2014 silam itu merupakan salah satu pahlawan yang membantu klub tersebut promosi dari divisi tiga ke Serie A untuk pertama kalinya.

205