Liga Indonesia

Hadapi Arema FC, Ini Komentar Mengejutkan Pelatih Borneo FC

Minggu, 25 Februari 2018 09:47 WIB
Kontributor: Ian Setiawan | Editor: Matheus Elmerio Giovanni
© Media Bhayangkara FC
Iwan Setiawan dengan Wahyudi Hamisi dalam jumpa pers. Copyright: © Media Bhayangkara FC
Iwan Setiawan dengan Wahyudi Hamisi dalam jumpa pers.

Borneo FC dihadapkan pada situasi sulit dalam lanjutan Piala Gubernur Kaltim. Tuan rumah di Grup A itu pun jelas tak mau malu, untuk secepat mungkin mengunci satu tiket ke babak semifinal turnamen.

Misi tunggal itu terbuka lebar, jika mampu kembali memetik kemenangan melalui 90 menit. Meski begitu, menang atas Arema FC bukan perkara mudah seperti membalikkan telapak tangan.

"Arema itu tim yang istimewa. Mereka adalah tim dengan mental juara, apa pun mereka bisa buat," bilang Iwan Setiawan.

Pujian itu entah berbentuk psywar atau tidak, yang pasti pernyataan Pelatih Borneo FC tersebut sangat beralasan. Iwan meyakini jika Arema FC adalah salah satu tim yang bakal memberi kesulitan besar jika tidak dihadapi secara serius.

"Arema dan Persipura adalah tim yang tidak diremehkan di Indonesia. Mental juara mereka sudah sebagai tim, bukan dari individunya," imbuh mantan pembesut Persija Jakarta tersebut.

Pelatih Borneo FC, Iwan Setiawan. Copyright: Twitter@PusamaniaBorneoPelatih Borneo FC, Iwan Setiawan.

Lebih lanjut, Iwan lebih berkaca pada performa anak asuhnya sendiri. Meski menang di laga pertama, namun hasil itu tak lepas dari keberuntungan semata, lantaran ditempuh lewat adu penalti kontra Mitra Kukar.

Dalam hematnya, Diego Michiels dkk pantang membuat kesalahan sedikit pun menghadapi tim sekelas Arema. Terlebih, lini depan tim berjulukan Pesut Etam itu juga belum teruji betul, lewat hasil imbang 0-0 saat melawan Mitra Kukar hingga waktu normal.

© Petrus Manus DaYerimon/INDOSPORT
Peluncuran jersey anyar Borneo FC dengan appareal dunia asal Amerika Serikat, Nike. Copyright: Petrus Manus DaYerimon/INDOSPORTPeluncuran jersey anyar Borneo FC dengan appareal dunia asal Amerika Serikat, Nike.

"Saya terus mengingatkan agar selalu disiplin dan fokus di pertandingan. Dan saya setuju, ini adalah pertandingan menentukan untuk ke babak selanjutnya," ungkap Iwan.

"Sepakbola level tinggi itu one mistake, one goal. Karena percuma saja kita bermain bagus 89 menit, tapi satu menit membuat kesalahan yang berakibat adanya gol," tutupnya.