INDOSPORT.COM - Badan sepak bola Eropa UEFA berencana meluncurkan kompetisi antar klub Eropa selain Liga Champions Eropa dan Liga Europa. Namun tak semua senang akan hal ini.
Pihak penyelenggara liga-liga Eropa justru marah dengan rencana ini karena mereka tidak diajak konsultasi terlebih dulu mengenai rencana kompetisi ketiga (yang belum pasti juga formatnya seperti apa).
"Kami tidak senang karena ini hal yang dipersiapkan dan digodok UEFA dan ECA (Asosiasi klub-klub Eropa) tanpa dirundingkan dulu dengan kami," demikian penuturan Alberto Colombo, wakil sekjen European Leagues (organisasi yang menaungi 32 liga di benua biru) kepada Press Association.
UEFA berencana mengadakan kompetisi antar klub di samping Liga Champions Eropa dan Liga Europa. Dengan ini, jumlah klub yang berkompetisi di Liga Europa akan berkurang dari 48 menjadi 32.
Menurut Andrea Agnelli, Presiden ECA sekaligus pemilik Juventus, kompetisi baru ini rencananya akan bergulir musim 2021/2022 dengan melibatkan 96 klub.
Tahun 1999 adalah akhir dari kompetisi Piala Winners Eropa yang melibatkan semua juara piala domestik liga-liga Eropa. Saat itu Lazio mengalahkan Mallorca 2-1 di Villa Park, Birmingham, Inggris. Setelah itu, kompetisi antar klub Eropa hanya ada Liga Champions Eropa dan Liga Europa.
Ikuti Terus Berita Sepak Bola dan Berita Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM