INDOSPORT.COM – Pemilik klub sepak bola AS Monaco, Dimitry Rybolovlev, dilaporkan sedang ditahan pihak kepolisian. Dia terjerat kasus penipuan hingga satu miliar dolar dengan dealer seni di Swiss, Yves Bouvier.
Rybolovlev ditahan pada hari Selasa (06/11/18) waktu setempat. Pengacara Dimitry, Herve Temine, mengkonfirmasi bahwa sang klien juga sedang berurusan dengan kasus lainnya.
Rybolovlev membuka kasus baru dengan menuntut 380 juta dolar AS kepada rumah lelang Sotheby.
Dalam kasus terbarunya tersebut Rybolovlev menuduh pihak pelelang rumah telah membantu Yves Bouvier melakukan penipuan terhadapnya.
Bouvier dinilai menipunya tentang akuisisi 38 karya seni yang telah dibeli Rybolovlev. Karya seni itu ditaksir berharga lebih dari 2,1 miliar dolar AS.
Investigasi ini pun berbuntut panjang karena Sotheby mengatakan bahwa tuduhan itu tanpa bukti, dan memutuskan untuk melaporkan balik Rybolovlev.
Atas tindakan itu pun para penyelidik memeriksa handphone dari tim kuasa hukum Rybolovlev dan menemukan bukti baru atas kasus korupsinya pada 2017 silam.
Dia dianggap menyembunyikan fakta dan tidak mengatakan yang sebenarnya saat persidangan.
Namun, tindakan penyidik itu langsung dibalas kritik oleh tim kuasa hukum dari Rybolovlev dan menganggap hal itu kurang pantas dilakukan karena menyangkut privasi seseorang.
Terlepas dari kasus yang menimpa sang presiden, AS Monaco saat ini sedang menunjukkan performa yang sangat
Dengan skuat yang tidak jauh dari musim lalu dan bisa dibilang mumpuni tim ini hanya menempati peringkat ke 19 klasemen sementara Ligue 1.
Banyak yang mengatakan keterpurukan AS Monaco ini disebabkan oleh pergantian pelatih mereka. Terpilihnya Thierry Henry sebagai pelatih Monaco di tahun ini memang meninggalkan kontroversi.
Henry dianggap belum mempunyai pengalaman yang cukup untuk melatih klub elite Eropa.
Ikuti Terus Perkembangan Bola Internasional Hanya di INDOSPORT.COM.