INDOSPORT.COM - Induk federasi sepak bola Indonesia (PSSI) terus mendapat sorotan. Dari minimnya prestasi yang ditorehkan Timnas Indonesia, hingga guncangan akan permintaan turunnya Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.
Tak sampai di situ, kali ini PSSI kembali mendapat terjangan badai besar, yakni adanya dugaan pengaturan skor. Bahkan kasus ini diduga melibatkan anggota Exco PSSI.
Menanggapi banyak permasalahan yang menimpa PSSI, pemerintah melalui Sesmenpora Gatot S Dewa Broto berharap ada gebrakan yang dilakukan PSSI. Baginya PSSI harus berani bergerak mengusut kasus pengaturan skor.
"Saya kira adalah kesempatan baik dari PSSI untuk mengembalikan citra dan reputasinya. Masih sorotan timnas gagal, ada tentang masalah leadership pak Edy sebagai Ketua Umum. Sekarang pengaturan skor harus bisa diatasi oleh PSSI," ucap Gatot.
Gatot menilai ini saatnya PSSI memperbaiki citra mereka. Namun bila PSSI gagal menyelesaikan masalah ini, tak mungkin kepercayaan masyarakat kepada PSSI semakin menurun.
"Kalau gagal sulit kembalikan kepercayaan. Karena yang merusak bola itu ya pengaturan skor," ujar Gatot.
"PSSI harus proaktif jangan menunggu. Saya ungkap di La Liga, kami harus proaktif, di Eropa bagian selatan itu kan mafiosonya tinggi di sekitar Italia, Spanyol tapi sekarang sudah hampir hilang, poinnya federasi harus proaktif," tukas Gatot.