INDOSPORT.COM - Desakan akan permintaan Edy Rahmyadi turun dari jabatan Ketua Umum PSSI memang semakin meruncing. Minimnya prestasi Timnas sepak bola Indonesia menjadi alasan kuat untuk meminta Edy lengser dari orang nomor satu di PSSI.
Bahkan kencanganya permintaan Edy turun sempat menjadi viral di kalangan lini masa. Dengan Tagar #EdyOut, diharapkan dia mau untuk segera turun dari kursi pemimpin sepak bola Indonesia.
Terkait hal ini mendapat respons beragam. Seperti dari kubu Persija Jakarta yang memberikan respons berkelas.
Melalui Direktur Utama Persija Jakarta, Gede Widiade yang merasa enggan terlalu larut dalam hal ini. Baginya sudah ada statuta yang mengatur akan hal tersebut.
"No coment, No coment yah. Ketua umum PSSI, federasi itu ada aturannya, jadi kalau kita celamitan ngomong di luar prosedur statuta itu lucu gitu loh," ucap Gede.
Gede mengingatkan sebesar apapun desakan kepada Edy tidak akan mundur begitu saja. Sebab, ada statuta yang harus ditaati.
"Kalau memang dianggap prestasi itu kurang berprestasi, gunakan aturan untuk meminta pertanggung jawaban, tapi jangan celamitan di media sosial gak ada artinya, biarpun 10 juta, 50 juta, 250 juta, atau 1 miliar orang asing ngomong Edy keluar tidak mungkin. Karena aturannya ada," beber ia.
Namun Gede menegaskan bila federasi sepak bola biarkanlah diurus oleh orang yang paham akan sepak bola. Baginya hal ini agar tak merubah atau merusak sepak bola Indonesia.
"Jadi biarkan orang bola yang mengatur bola. Jadi jangan orang kampung, orang politik, orang gila ngatur bola jangan, ini bisa rusak. Federasi punya aturan, Persija punya aturan, biarin orang bola yang ngatur bola, kasian itu," tambahnya.
Terus Ikuti Berita Sepak Bola Liga Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT