Liga Indonesia

Patut Dicontoh, PSIM Yogyakarta Tuntaskan Pembayaran Bonus

Rabu, 26 Desember 2018 22:19 WIB
Penulis: Prabowo | Editor:
© Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT
PSCS Cilacap (biru) saat melawan PSIM Yogyakarta Copyright: © Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT
PSCS Cilacap (biru) saat melawan PSIM Yogyakarta

INDOSPORT.COM - Kompetisi Liga 2 musim ini telah usai dengan PSS Sleman keluar sebagai juara. Namun, sejumlah tim tetap bertanggung jawab menyelesaikan kewajiban terhadap pemain yang belum tuntas.

PSIM Yogyakarta misalnya. Mereka menyelesaikan pembayaran bonus kepada seluruh pemain. Pemberian bonus tersebut sekaligus sebagai seremoni pembubaran tim musim 2018.

"Bonus ini sebagai prestasi kami bertahan di Liga 2. Tak banyak, tidak sampai Rp 100 juta, tapi sudah cukup untuk diberikan kepada seluruh pemain dan awak tim," kata Sekretaris PSIM, Jarot Sri Kastawa, Rabu (26/12/18).

Jika melihat perjuangan tim berjuluk Laskar Mataram itu, para pemain memang layak mendapat bonus prestasi. Bagaimana tidak, PSIM  memulai kompetisi dengan minus sembilan poin di klasemen sebagai imbas hukuman FIFA terhadap tim ini karena menunggak gaji tiga pemain asing mereka asal Belanda saat kompetisi beberapa musim lalu. 

Sedikit demi sedikit dengan perjuangan dari Raymond Tauntu dan kolega, akhirnya defisit poin pun bisa dipangkas dan berujung dengan finis di posisi keenam atau tetap bertahan di Liga 2.

"Untuk gaji sudah selesai sebelum kami melawan PS Tira di Piala Indonesia lalu. Ditambah tali asih juga sudah, yakni uang yang diberikan kepada pemain yang dipanggil saat PSIM melawan PS Tira," ujarnya.

"Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh awak tim yang telah berjuang dengan PSIM. Dan kami pastikan bahwa dengan sudah dibayarkannya seluruh hak personel tim maka ditegaskan bahwa kami tak pernah ngemplang, tapi hanya mundur saja waktu pembayarannya," tambah pria asal Sragen, Jawa Tengah tersebut.

Terus Ikuti Perkembangan Sepak Bola Seputar Liga 1 Hanya di INDOSPORT.COM