Liga Indonesia

Bertemu Menpora, Ini Janji Otavio Dutra yang Bakal Resmi Jadi WNI

Kamis, 28 Februari 2019 19:45 WIB
Penulis: Tiyo Bayu Nugroho | Editor: Isman Fadil
© persebaya.id
Penampilan gemilang Otavio Dutra bersama Persebaya diharapkan terus terjaga hingga bisa menjadi panutan dan inspirasi kepada pemain muda. Copyright: © persebaya.id
Penampilan gemilang Otavio Dutra bersama Persebaya diharapkan terus terjaga hingga bisa menjadi panutan dan inspirasi kepada pemain muda.

INDOSPORT.COM - Bek Persebaya Surabaya Otavio Dutra sebentar lagi bakal resmi jadi Warga Negara Indonesia (WNI). Dutra juga menyampaikan janji saat bertemu Menpora Imam Nahrawi.

Dutra mengaku sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, usai dirinya dipercaya untuk pemusatan latihan Timnas Indonesia.

"Saya berjanji akan memberikan yang terbaik untuk tim nasional dan sepak bola Indonesia," kata Dutra di Jakarta, Selasa (28/02/19).

Lebih lanjut Dutra juga bercerita mengenai kiprahnya di Indonesia. Bahkan anaknya saja mampu berbahasa Jawa usai lahir dan tinggal di Jawa Timur.

”Saya sudah hampir 10 tahun di sini, anak saya sudah pintar Bahasa Jawa karena tinggal di Surabaya,” pungkas Dutra.

© persebaya.id
Menpora Imam Nahrawi (tengah) bersama Otavio Dutra dan Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda di Jakarta pagi tadi (26/2). Proses naturalisasi Dutra mendapat dukungan dari menpora. Copyright: persebaya.idMenpora Imam Nahrawi (tengah) bersama Otavio Dutra dan Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda di Jakarta pagi tadi (26/2). Proses naturalisasi Dutra mendapat dukungan dari Menpora.

Dutra telah bermain di Indonesia sejak 2010 lalu. Sejumlah klub seperti Persebaya, Persipura, Gresik United, hingga Bhayangkara FC pernah dijajalnya.

Terus Ikuti Update Otavio Dutra dan Berita Sepak Bola Indonesia Lainnya Hanya di INDOSPORT.COM.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
100%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%