INDOSPORT.COM - Berbeda dengan edisi-edisi sebelumnya, Piala Presiden 2019 hanya berlangsung di Pulau Jawa, tepatnya di lima lokasi, mulai dari Stadion Patriot Candrabhaga (Bekasi), Gelora Bandung Lautan Api (Bandung), Maguwoharjo (Sleman), hingga Kanjuruhan (Malang).
Keputusan memusatkan venue di Pulau Jawa tentu menimbulkan pro dan kontra di kalangan klub-klub luar Jawa seperti Persipura Jayapura atau Semen Padang. Mereka harus menyiapkan dana ekstra untuk akomodasi menuju tempat pertandingan.
Meski begitu, jarak bukanlah masalah yang berarti bagi klub yang disebut belakangan. Hal tersebut diutarakan secara langsung oleh sang CEO, Rinold Thamrin, saat dihubungi INDOSPORT.
"Untuk Semen Padang, di mana pun lokasi pertandingan tidak ada masalah," paparnya.
Di sisi lain, Rinold memberikan apresiasi terhadap panitia pelaksana (Panpel) Piala Presiden yang menurutnya telah melayani pihaknya dengan baik, terlebih lagi dalam pemilihan lokasi penginapan. Rombongan Semen Padang tidak terlalu jauh dari Stadion Patriot.
"Layanan Panpel sejauh ini bagus. Lokasi pertandingan pun tidak terlalu jauh dari hotel yang ditempati pemain," lanjutnya.
Tahun ini, Semen Padang tergabung di Grup B bareng Bhayangkara FC, Mitra Kukar, dan Bali United. Kabau Sirah akan berhadapan langsung dengan tim tuan rumah, Bhayangkara dalam pertandingan pembuka, Minggu (3/3/19).
Terus Ikuti Update Liga Indonesia dan Olahraga Lainnya Hanya di INDOSPORT.