Liga Spanyol

3 Hal Mencengangkan Jaime Mata, Debutan yang Bawa Getafe ke Liga Champions Musim Depan

Senin, 11 Maret 2019 17:05 WIB
Editor: Matheus Elmerio Giovanni
© getafefc.com
Penyerang Getafe yang sangat berpengaruh pada penampilan apik klub sejauh musim ini, Jaime Mata. Copyright: © getafefc.com
Penyerang Getafe yang sangat berpengaruh pada penampilan apik klub sejauh musim ini, Jaime Mata.

INDOSPORT.COM - Salah satu klub kejutan di kasta tertinggi sepak bola Spanyol, LaLiga, yaitu Getafe yang tampil apik di sepanjang musim ini. Pemain yang bersinar bersama mereka adalah Jaime Mata.

Getafe tampil beringas di LaLiga 2018/19 sejauh ini, di mana mereka sudah mengumpulkan 45 poin dari 27 pertandingan yang sudah dilakoni. 

Dari 27 pertandingan, Getafe mampu mencatat 12 kemenangan, sembilan hasil imbang dan hanya kalah enam kali. Hasil ini pun membuat mereka punya kans untuk tembus Liga Champions musim depan.

Tim-tim yang lolos ke Liga Champions memang mengalami perubahan sejak musim 2018/19, yaitu empat besar akan langsung masuk fase grup tanpa kualifikasi dari empat liga elite di Eropa.

Oleh karena itu, melihat peluang besar ke Liga Champions, menarik untuk diketahui 3 hal yang mengejutkan dari Jaime Mata, bintang Getafe di musim 2018/19 ini. Salah satunya menyamai Lionel Messi.

1. Debutan LaLiga Spanyol

© Getty image
Jaime Mata merayakan golnya yang membuat kedudukan menjadi  1-1 pada menit ke-50 Copyright: Getty imageJaime Mata merayakan golnya yang membuat kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-50

Hal mencengangkan yang pertama dari sosok Jaime Mata adalah dirinya ternyata salah satu pemain debutan di LaLiga Spanyol di musim 2018/19.

Sudah berusia 30 tahun, Jaime Mata ternyata musim-musim sebelumnya tidak pernah bermain di LaLiga Spanyol. Selalu bermain di kasta-kasta bawah sepak bola Spanyol.

Jaime Mata memulai kariernya di klub amatir Spanyol, Pegaso dan pindah ke Rayo Vallecano B pada tahun 2010 silam. Sejak itu dia terus berganti-ganti klub.

Mulai dari klub divisi keempat Liga Spanyol, UD Socuellamos, lalu ke CD Mostoles URJC di kasta yang sama pada tahun 2010. Dia juga pernah membela klub kasta ketiga, Lleida Esportiu sebelum gabung Girona tahun 2014 di kasta kedua, Segunda Division.

Dia pun mulai gabung Getafe di kasta tertinggi pada musim panas 2018 secara gratis dan tiba-tiba mengejutkan publik sepak bola Spanyol dengan penampilannya.

1