Liga Inggris

Hubungan Harmonis Pemilu di Indonesia dan Usaha Liverpool Juara Liga Primer Inggris

Rabu, 17 April 2019 16:43 WIB
Editor: Coro Mountana
© Getty Images
Steven Gerrard terlihat kecewa setelah membiarkan Demba Ba menceta gol untuk Chelsea. Copyright: © Getty Images
Steven Gerrard terlihat kecewa setelah membiarkan Demba Ba menceta gol untuk Chelsea.

INDOSPORT.COM – Baru saja Indonesia merayakan Pemilihan Umum 2019 (Pemilu) pada siang tadi, tapi siapa sangka jika pesta demokrasi 5 tahunan itu berhubungan erat dengan usaha Liverpool juara Liga Primer Inggris.

Meski sudah selesai mencoblos, hingar-bingar Pemilu 2019 masih menjadi bahan perbincangan di dunia maya. Hal itu tak lepas dari perdebatan mengenai siapa yang akan menjadi presiden Indonesia 2019-2024, Joko Widodo atau Prabowo Subianto?

Tapi tentu ada baiknya urusan tentang siapa yang akan memenangkan Pemilu 2019 kita serahkan saja kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena biar bagaimanapun masih ada beberapa daerah di Indonesia yang masih belum menggunakan hak pilihnya.

Tapi sadarkah anda kalau ada hubungan yang begitu harmonis antara Pemilu dengan Liverpool? Secara sadar atau tidak, setiap kali Pemilu diselenggarakan di Indonesia sejak 2009, Liverpool selalu mendapatkan kesempatan yang begitu dekat untuk meraih gelar juara Liga Primer Inggris.

Pada 2009 lalu, Liverpool bersama Rafael Benitez mampu bersaing dengan Manchester United yang diasuh Sir Alex Ferguson hingga pekan-pekan terakhir. Namun sayang Liverpool saat itu gagal melepas dahaga gelar juara Liga Primer Inggris karena kalah 4 poin dari Manchester United.

Di saat yang bersamaan, Pemilu 2009 diselenggarakan yang kita tahu semua bahwa Susilo Bambang Yudhoyono terpilih menjadi presiden untuk periode keduanya. 5 tahun berselang, kembali ada hubungan harmonis antara Liverpool dengan Pemilu.

Di 2014, Liverpool kembali bersaing dalam jalur perebutan Liga Primer Inggris hingga akhirnya mereka menyerah dari Manchester City usai Steven Gerrard tepeleset. Sementara Pemilu 2014 menghasilkan keputusan bahwa Joko Widodo menjadi presiden Indonesia.

Kini di tahun 2019, kembali terjadi Pemilu dan Liverpool yang lagi-lagi sedang bersaing di jalur perebutan Liga Primer Inggris. Entah kebetulan atau tidak Pemilu dan Liverpool selalu ada hubungan harmonis yang tak bisa dijelaskan dengan statistik.

Mengingat dua kesempatan sebelumnya Liverpool selalu gagal juara di tahun yang bertepatan dengan Pemilu di Indonesia, apakah itu pertanda mereka akan gagal lagi?

Terus Ikuti Perkembangan Seputar Liverpool dan Pemilu 2019 di INDOSPORT.COM.

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
0%