Liga Italia

Dapat Perlakuan Rasis, Tiemoue Bakayoko Siap Angkat Kaki dari AC Milan

Minggu, 28 April 2019 00:11 WIB
Penulis: Masya Famely Ruhulessin | Editor: Coro Mountana
© GettyImages
Tiemoue Bakayoko Copyright: © GettyImages
Tiemoue Bakayoko

INOSPORT.COM - Mendapatkan perlakuan rasis dari penggemar tim lawan, Tiemoue Bakayoko dilaporkan mulai mempertimbangkan masa depannya bersama AC Milan.

Bakayoko merupakan pemain pinjaman dari Chelsea yang bisa didapatkan AC Milan di musim panas nanti dengan membayar mahar sebesar 35 juta euro atau setara Rp553 miliar.

Namun, Football Italia mengabarkan bahwa pemain berkebangsaan Prancis itu sangat terluka oleh nyanyian rasis yang dinyanyikan oleh penggemar Lazio di semifinal Coppa Italia pekan ini.

Hinaan kepada Bakayoko bahkan telah dinyanyikan beberapa penggemar di luar San Siro, sebelum pertandingan dimulai. Mereka juga melakukan hal yang sama saat tim sedang melakukan pemanasan.

Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC), Gabriele Gravina, secara mengejutkan tidak secara terbuka mengutuk tindakan rasisme namun justru meminta Bakayoko untuk dihukum usai dia mengarak jersey Francesco Acerbi yang dianggap melecehkan pemain Lazio itu.

Sepak bola Italia kerap dinodai dengan insidem rasisme dalam beberapa tahun terakhir. Baru-baru ini, Inter Milan harus memainkan dua pertandingan secara tertutup usai fansnya menghina bek Napoli Kalidou Koulibaly.

Bahkan pemain muda Juventus, Moise Kean juga menjadi target pelecehan rasis dalam laga melawan Cagliari awal bulan ini. Ia diejek mirip dengan monyet.

Mengenang Herlina Kasim, Sang Kartini Sepak Bola Indonesia

Terus Ikuti Perkembangan Seputar AC Milan dan Berita Olahraga Lainnya di INDOSPORT.