Liga Indonesia

Sebelum Rekrut Escobar ke PSIS Semarang, Jafri Sastra Sempat Lelang Posisi Striker

Minggu, 12 Mei 2019 14:52 WIB
Penulis: Ronald Seger Prabowo | Editor: Lanjar Wiratri
© Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra berbincang dengan Patrick Mota dalam latihan di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang. Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT Copyright: © Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT
Pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra berbincang dengan Patrick Mota dalam latihan di Stadion Gemilang, Kabupaten Magelang. Ronald Seger Prabowo/INDOSPORT

INDOSPORT.COM - Kelegaan dirasakan pelatih PSIS Semarang, Jafri Sastra, akan hadirnya sosok striker tambahan. Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu mendatangkan Silvio Escobar dari Persija Jakarta dengan status pinjaman. Namun tak banyak yang tahu sebelum kedatangan Escobar, Jafri ingin melelang posisi striker di timnya.

Jafri Sastra memang enggan memberikan komentar berkait kehadiran Escobar sebelum sang striker tiba. Namun, dirinya mengakui butuh tambahan sosok ujung tombak.

"Kami memang butuh tambahan pemain di sektor depan setelah (Claudir) Marini mengalami retak engkel ya," ungkap Jafri berkaitan dengan kebutuhan akan sosok penyerang baru.

"Marini tidak bisa kita pakai karena memang ternyata cederanya tidak seperti yang kami prediksi dari awal. Ini sebenarnya membuat saya sedikit kecewa," tambahnya.

Cederanya Marini yang membutuhkan proses penyembuhan hingga dua bulan ke depan membuat PSIS krisis lini depan. Mereka tinggal memiliki Aldaier Makatindu sebagai penyerang murni. Beberapa bomber lain seperti Hari Nur Yulianto dan Komarudin lebih banyak beropetasi sebagai penyerang sayap.

Bahkan saking gemasnya, mantan pelatih Mitra Kukar itu sempat melelang posisi striker. Saat latihan, Jafri memberikan tawaran kepada para pemain siapa yang bersedia menjadi penyerang.

"Pemain seperti (Safrudin) Tahar atau Rio (Saputro) saya tawari mau enggan jadi penyerang. Tapi mereka tidak bersedia," ujarnya.

INDOSPORT sempat memberikan candaan kepada sang pelatih berkait kemungkinan menggunakan jasa asisten pelatih, Widyantoro. Asisten yang akrab disapa Wiwid itu memang mantan penyerang BPD Jateng, PSIS Semarang, dan sempat mengikuti seleksi Timnas Indonesia di awal 1990-an.

"Memang ada Widyantoro (asisten pelatih PSIS), tapi dia untuk PSIS U-50 ya," kata pelatih asal Padang itu sembari berkelakar.

Riyad Mahrez Undang Anak Korban Tsunami Indonesia

Terus Ikuti Berita Sepak Bola Indonesia Lainnya di INDOSPORT 
 

IDS Emoticon Suka
Suka
0%
IDS Emoticon Takjub
Takjub
0%
IDS Emoticon Lucu
Lucu
0%
IDS Emoticon Kaget
Kaget
0%
IDS Emoticon Aneh
Aneh
0%
IDS Emoticon Takut
Takut
0%
IDS Emoticon Sedih
Sedih
0%
IDS Emoticon Marah
Marah
100%